Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAdaptasi Agile Hrm Dan Budaya Lokal Pada Perusahaan Multinasional (PT. SASL AND SONS INDONESIA
Nama: MEGAWATY SANGKOTA
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK Di era globalisasi dan transformasi digital, perusahaan multinasional menghadapi tantangan besar dalam menyelaraskan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) global dengan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami bagaimana prinsip Agile Human Resource Management (Agile HRM) dapat diadaptasikan dalam konteks budaya lokal Indonesia yang kolektivistik dan hierarkis. Fokus penelitian diarahkan pada PT. SASL and Sons Indonesia, anak perusahaan Silvermill Group asal Sri Lanka yang beroperasi di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dengan struktur kerja multinasional yang memadukan ekspatriat dan tenaga kerja lokal. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip Agile HRM dalam konteks multikultural serta mengkaji strategi integrasi antara pendekatan global Agile HRM dengan nilai-nilai budaya lokal Banggai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus, didukung oleh paradigma pragmatisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ekspatriat dan manajer lokal, observasi partisipatif, serta analisis dokumen kebijakan SDM perusahaan. Validitas data diperkuat dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Agile Human Resource Management (Agile HRM) di PT SASL and Sons Indonesia bersifat adaptif dan kontekstual, dengan memadukan prinsip global agile seperti kolaborasi, fleksibilitas, dan pembelajaran berkelanjutan dengan nilai-nilai budaya lokal Banggai seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap hierarki. Pendekatan ini membentuk model kerja hibrid Agile Kearifan Lokal yang menyeimbangkan ketangkasan global dan sensitivitas budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Agile HRM dalam konteks multinasional sangat bergantung pada strategi glokalisasi dan kemampuan organisasi menyesuaikan nilai global dengan kearifan lokal secara harmonis. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian Agile HRM lintas budaya dengan menghadirkan model konseptual adaptasi berbasis lokalitas. Secara praktis, hasilnya memberikan panduan bagi perusahaan multinasional dalam mengembangkan kebijakan HR yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas kerja lintas budaya. Kata kunci: Agile HRM; Budaya Lokal; Adaptasi Lintas Budaya, Perusahaan Multinasional

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

slot gacor https://vta.kemenhub.go.id/assets/