Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERAN MODERASI KOMITMEN PIMPINAN DALAM HUBUNGAN TEMUAN AUDIT, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH (SPIP) Dan KAPABILITAS APIP TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN. (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Di Indonesia)
Nama: TENRI PADA
Tahun: 2026
Abstrak
Tenripada, Program Doktor Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Tadulako.“Peran Moderasi Komitmen Pimpinan Dalam Hubungan Temuan Audit, Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Kapabilitas APIP Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Pemerintah Daerah Di Indonesia”. Komisi Pembimbing : Promotor Andi Mattulada, Ko-Promotor Abdul Kahar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan opini audit pada pemerintah daerah di Indonesia, meskipun berbagai reformasi pengelolaan keuangan publik telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh temuan audit, tingkat kematangan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), dan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, dengan komitmen pimpinan sebagai variabel yang memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel dan analisis moderasi, berdasarkan 2.580 observasi pemerintah daerah selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini berarti semakin banyak temuan audit yang belum diselesaikan, semakin rendah kualitas laporan keuangan. Sebaliknya, kematangan SPIP dan kapabilitas APIP berpengaruh positif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa pengendalian internal yang baik dan kemampuan pengawasan yang kuat dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan. Komitmen pimpinan, yang diukur melalui tingkat tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan, memiliki peran moderasi yang tidak sederhana. Di satu sisi, komitmen pimpinan mampu mengurangi dampak negatif temuan audit. Namun, di sisi lain, komitmen tersebut justru melemahkan pengaruh positif SPIP dan APIP. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan tidak hanya bergantung pada sistem pengawasan yang kuat, tetapi juga pada peran pimpinan yang mampu menjaga keseimbangan antara penyelesaian masalah audit dan penguatan sistem secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya keselarasan antara komitmen pimpinan dan sistem pengendalian formal untuk mewujudkan akuntabilitas sektor publik yang lebih baik. Kata Kunci: kapabilitas audit internal; komitmen pimpinan; kualitas laporan keuangan; sistem pengendalian intern; temuan audit.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178