| JudulANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERTIPIKAT ELEKTRONIK KANTOR PERTANAHAN KOTA PALU |
| Nama: BUDI HARYADI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan sertipikat elektronik di Kantor Pertanahan Kota Palu, mengevaluasi kesiapan infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia (SDM), serta menghitung manfaat dan biaya (CostBenefit) yang diperoleh masyarakat pemohon. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksploratif. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang terdiri dari pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, dan masyarakat umum. Analisis data menggunakan Teknik Klarifikasi Nilai yang berfokus pada enam kriteria (efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsif, dan ketepatan) serta pendekatan CostBenefit Analysis (CBA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan sertipikat elektronik telah berjalan sesuai prosedur dan regulasi dengan kategori "Baik" (nilai rata-rata 4,0). Kesiapan SDM juga dinilai solid (4,0), di mana petugas BPN mampu mengoperasikan sistem dan responsif dalam memberikan pelayanan. Meskipun demikian, aspek ketersediaan infrastruktur teknologi mendapatkan nilai terendah (3,6) akibat gangguan jaringan internet dan ketidakstabilan sistem aplikasi pada jam sibuk. Tingkat penerimaan masyarakat tergolong sangat baik (4,7), didukung oleh tingginya rasa aman terhadap risiko kehilangan dokumen fisik serta kemudahan akses administratif. Analisis CBA menghasilkan nilai Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 3,57, yang mengindikasikan bahwa setiap Rp1 biaya yang dikeluarkan menghasilkan manfaat sebesar Rp3,57. Kesimpulannya, implementasi kebijakan sertipikat elektronik di Kota Palu sangat layak dan menguntungkan secara ekonomi, namun membutuhkan perbaikan mendesak pada kapasitas server jaringan dan sosialisasi yang lebih sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat awam. (Kata Kunci: Sertipikat Elektronik, Kebijakan Publik, Infrastruktur Teknologi, CostBenefit Analysis, Kantor Pertanahan.) |