| JudulStrategi Pengembangan Kain Tenun Donggala Sebagai Produk Wisata Budaya Di Desa Towale Kabupaten Donggala |
| Nama: MUH. CHAIRUL DANI PONTOH |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Muh.Chairul Dani Pontoh, C10222041. Strategi Pengembangan Kain Tenun Donggala Sebagai Produk Wisata Budaya di Desa Towale Kabupaten Donggala. Dibimbing oleh Nudiatulhuda Mangun dan Zaiful. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kain tenun Donggala sebagai produk wisata budaya di Desa Towale. Metode Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan SWOT. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) Desa Towale memiliki kekuatan berupa jumlah pengrajin yang cukup banyak, keterampilan menenun turun-temurun, keunikan motif dan nilai budaya, serta penggunaan alat tenun tradisional (Gedokan). Namun, pengembangan masih menghadapi kelemahan pada aspek manajemen, ketergantungan bahan baku, promosi digital, dan kapasitas produksi. Peluang didukung oleh tren wisata budaya, dukungan pemerintah, dan media sosial, sementara ancaman berasal dari persaingan produk sejenis, produk tiruan, dominasi tengkulak, serta ketergantungan pada program pemerintah.(2) Berdasarkan hasil analisis tersebut,dirumuskan strategi (SO) pengembangan yang meliputi pemanfaatan kekuatan pengrajin dan keunikan tenun sebagai daya tarik wisata, strategi (WO) penguatan kelembagaan dan kapasitas pengrajin untuk mengatasi kelemahan internal, strategi (ST) penguatan identitas dan keaslian tenun Donggala dalam menghadapi persaingan dan produk tiruan,dan strategi (WT) serta peningkatan kemandirian pengrajin dan promosi digital guna meningkatkan daya saing pasar. Kata Kunci: SWOT, Kain Tenun, Wisata Budaya, Desa Towale |