Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS DETERMINAN PENGANGGURAN TERDIDIK DI KAWASAN SULAMPUA: PENDEKATAN DATA PANEL PROVINSI TAHUN 2015-2024
Nama: INDAH CHRISTIANI
Tahun: 2026
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pengangguran terdidik di kawasan Sulampua—Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua—dengan menggunakan pendekatan data panel tahun 2015–2024. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja, jumlah industri, laju pertumbuhan produk domestik regional bruto, rata-rata lama sekolah, upah minimum provinsi, upah rata-rata per jam, pengeluaran per kapita, dan inflasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih melalui pengujian Chow dan Hausman. Untuk mengatasi permasalahan heteroskedastisitas dalam model, estimasi dilakukan dengan menggunakan robust standard errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki tingkat kesesuaian yang sangat baik dengan nilai R-squared sebesar 0,975754, yang menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pengangguran terdidik dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model. Secara parsial, hasil estimasi menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka dan upah minimum provinsi berpengaruh signifikan searah terhadap pengangguran terdidik. Sementara itu, variabel jumlah industri, laju pertumbuhan produk domestik regional bruto, pengeluaran per kapita, rata-rata lama sekolah, tingkat partisipasi angkatan kerja, upah rata-rata per jam, dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengangguran terdidik. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika pengangguran terdidik di kawasan Sulampua tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi pasar tenaga kerja secara umum, tetapi juga oleh karakteristik struktur ekonomi daerah serta kemampuan pasar kerja dalam menyerap tenaga kerja berpendidikan. Kata kunci : pengangguran terdidik, pasar tenaga kerja, upah minimum provinsi, pembangunan ekonomi regional, Sulampua.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#