| JudulRepresentasi Toleransi Keragaman Pada Film Komang |
| Nama: ERLIANSHA APRILIA MAHARANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Erliansha Aprilia Maharani (B501 22 099) “Representasi Tolerani Keragaman Pada Film Komang” Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Broadcasting Universitas Tadulako. Dibimbing Oleh Citra Antasari Sebagai Konsultan I Dan Nur Haidar Sebagai Konsultan II. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi toleransi dalam keragaman pada film Komang menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Keragaman dalam penelitian ini dipahami berdasarkan konsep Usman Pelly tentang masyarakat majemuk melalui pembelahan horizontal yang meliputi etnik, agama, bahasa daerah, adat istiadat, dan budaya material. Toleransi dimaknai sebagai sikap terbuka dalam menerima perbedaan tanpa menghapus identitas masing-masing. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis sepuluh scene yang merepresentasikan interaksi lintas agama dan budaya. Analisis dilakukan melalui tiga lapisan signifikasi, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film merepresentasikan keragaman secara konkret melalui perbedaan latar belakang etnik antara budaya Buton pada tokoh Raim dan budaya Bali pada tokoh Komang. Keragaman agama ditampilkan melalui simbolsimbol seperti pelangkiran, canang sari, peci, hijab, tata cara doa, dan prosesi pemakaman. Keragaman bahasa dan adat istiadat terlihat melalui penggunaan bahasa dan logat daerah, tradisi Galungan, konsumsi lawar babi, serta penggunaan pakaian adat seperti kamen dan udeng. Pada tingkat denotasi, perbedaan identitas tersebut ditampilkan secara eksplisit melalui adegan ritual dan simbol keagamaan. Pada tingkat konotasi, keragaman dimaknai sebagai realitas sosial yang membentuk identitas tokoh dan dinamika hubungan mereka. Pada tingkat mitos, film membangun narasi bahwa keragaman merupakan kondisi alamiah Masyarakat yang hidup dalam satu ruang kebangsaan. Dengan demikian, film Komang merepresentasikan keragaman sesuai dengan pembelahan horizontal Usman Pelly dan menempatkannya sebagai struktur sosial yang membentuk relasi antartokoh dalam kehidupan masyarakat majemuk. Kata Kunci : Representasi, Toleransi, Keragaman, Usman Pelly, Semiotika, Roland Barthes, Film Komang. |