Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKOMUNITAS BAHARI MANDAR DALAM MEMPROMOSIKAN TRADISI SANDEQ RACE SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA MANDAR.
Nama: M RIZAL.J
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK M. Rizal. J (B 501 21 202) “Komunitas Bahari Mandar Dalam Mempromosikan Tradisi Sandeq Race Sebagai Identitas Budaya Mandar”. Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Public Relations Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tadulako. Dibimbing Oleh Ibu Fitriani Puspah Ningsih Sebagai Konsultan I Dan Ibu Giska Mala Rahmarini Sebagai Konsultan II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunitas bahari mandar dalam mempromosikan tradisi sandeq race sebagai identitas budaya mandar. Tradisi ini merupakan simbol kebanggaan masyarakat bahari yang perlu dilestarikan di tengah arus modernisasi. Menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan tehnik wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian dipilih dengan tehnik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Bahari Mandar memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi tradisi sandeq race melalui berbagai kegiatan promosi budaya, seperti penyelenggaraan event, komunitas tidak hanya berperan sebagai panitia tetapi juga sebagai penggerak narasi budaya bahari. Selain itu, kerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga budaya turut memperkuat legitmasi kegiatan pelestarian. Upaya edukatif yang dilakukan kepada generasi muda juga menjadi bentuk regenerasi nilai-nilai budaya mandar. Serta Pemamfaatan media sosial menjadi sarana dalam memperluas jangkauan informasi dan menarik perhatian generasi muda. Namun dalam pelaksanaannya komunitas menghadapi berbagai hambatan, baik secara umum maupun dalam aspek komunikasi, pada event kendala keterbatasan jaringan internet, kesulitan menerjemahkan istilah budaya. Dalam publikasi, kendala ketidakkonsistenan penyampaian pesan dan keterbatasan akses media. Dalam kerja sama, kendala birokrasi dan dukungan sponsor yang belum berkelanjutan. Sementara edukasi, kendala rendahnya pemahaman generasi muda dan keterbatasan program yang rutin. Dalam pemanfaatan media sosial, keterbatasan kemampuan digital, dan pendanaan. Akan tetapi Secara keseluruhan, promosi yang dijalankan komunitas bahari mandar dalam memperkuat citra sandeq race sebagai identitas budaya mandar yang adaptif sudah sesuai dengan perkembangan zaman. Kata Kunci: Komunitas Bahari Mandar, Sandeq Race, Promosi Budaya, Identitas Budaya.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178