JudulKOMUNIKASI ORGANISASI DALAM PENANGANAN KASUS NARKOTIKA (STUDI KASUS SATUAN RESERSE NARKOBA POLRESTA PALU) |
Nama: AZIZAH PUTRI IRAWAN |
Tahun: 2025 |
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran komunikasi organisasi dalam penanganan kasus narkotika oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palu. Fokus penelitian ini adalah pada komunikasi internal yang mencakup komunikasi antara pimpinan dan anggota, serta komunikasi anggota Satresnarkoba yang berada pada tingkatan yang sama. Selain itu, penelitian ini juga meninjau komunikasi eksternal dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), masyarakat, dan lembaga hukum lainnya yang berperan dalam mendukung penanganan kasus narkotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga anggota Satresnarkoba Polresta Palu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selain itu, observasi langsung juga dilakukan untuk memahami lebih lanjut komunikasi yang berlangsung dalam organisasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal dalam Satresnarkoba Polresta Palu terjadi dalam bentuk instruksi dari Kepala Satuan (Kasat) kepada anggota satuan serta laporan dari anggota Satresnarkoba kepada Kasat. Instruksi yang diberikan oleh Kasat kepada anggota meliputi arahan terkait strategi pengungkapan kasus, prosedur pelaksanaan operasi penindakan, teknik penyelidikan dan pengintaian terhadap jaringan peredaran narkotika, serta pembagian tugas dalam pelaksanaan operasi di lapangan. Selain itu, anggota Satresnarkoba secara rutin menyampaikan laporan kepada Kasat mengenai perkembangan kasus, hasil operasi, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Komunikasi eksternal juga memiliki peran dalam kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan, serta masyarakat. Komunikasi ini mendukung pertukaran informasi serta edukasi tentang bahaya narkotika. Partisipasi aktif masyarakat, baik melalui laporan informasi maupun keterlibatan dalam program penyuluhan, menjadi faktor penting dalam mendeteksi dan mencegah peredaran narkotika. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa tren penurunan jumlah kasus narkotika tidak selalu mencerminkan realitas di lapangan. Kata Kunci: Komunikasi Internal dan Eksternal, Penanganan Narkotika, Satuan Reserse Narkoba. |