| JudulLOVE LANGUAGES SEBAGAI CARA UNTUK MEMELIHARA HUBUNGAN JARAK JAUH |
| Nama: NURAYSHA ABD. MALIK |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Nuraysha Abd. Malik, B 501 21 004, "Love Languages Sebagai Cara untuk Memelihara Hubungan Jarak Jauh." Program Studi Ilmu Komunikasi, Jurusan Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Di bawah bimbingan Rizqy Alfiaty sebagai pembimbing I dan Giska Mala Rahmarini sebagai pembimbing II. Hubungan jarak jauh menghadirkan tantangan tersendiri dalam mempertahankan hubungan. Dalam konteks ini, love languages diperkenalkan oleh Gary Chapman dikaitkan dengan konsep komunikasi interpersonal menurut Jalaluddin Rakhmat, yakni kepercayaan, sikap suportif, dan sikap terbuka. Penelitian ini bertujuan memahami penerapan love languages dalam komunikasi interpersonal pada pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Dengan metode deskriptif kualitatif pendekatan fenomenologi, data diperoleh melalui observasi serta wawancara mendalam terhadap tiga pasangan dengan latar belakang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa love languages membantu pasangan saling memahami kebutuhan emosional sehingga rasa dicintai dan diperhatikan tetap terpenuhi, dan penerapannya berkontribusi pada kualitas komunikasi interpersonal khususnya kepercayaan, sikap suportif, dan sikap terbuka. Selain itu, dalam memelihara hubungan jarak jauh, love languages harus diikuti dengan komunikasi terbuka, kejujuran, transparansi, empati, kesamaan visi, komitmen, dan kemampuan meluangkan waktu. Teknologi berperan penting dalam memfasilitasi penerapan kelima bahasa cinta tersebut. Words of affirmation diberikan lewat pujian dan dukungan harian melalui pesan atau telepon, motivasi, unggahan di media sosial, serta pemberian tulisan tangan. Quality time diwujudkan melalui penjadwalan waktu berkomunikasi, percakapan bermakna, penyusunan rencana pertemuan, dan aktivitas virtual. Receiving gifts, pemberian hadiah kejutan, makanan atau barang, serta dukungan finansial. Acts of service dilakukan melalui bantuan praktis, emosional, dan dukungan finansial. Sementara itu, physical touch diekspresikan secara simbolis melalui barang pasangan, emotikon, ungkapan, dokumentasi bersama, dan panggilan video. Penelitian ini juga menegaskan bahwa penerapan love languages dalam hubungan jarak jauh dipengaruhi oleh preferensi individu, komunikasi yang terbuka, kemampuan untuk terus mempelajari bahasa cinta pasangan, dan pemanfaataan teknologi. Kata Kunci: Love Languages, Komunikasi Interpersonal, Hubungan Jarak Jauh |