| JudulPERAN KONTEN INSTAGRAM @RAHASIAGADIS DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI PEREMPUAN |
| Nama: FEMILIA BESSI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Femilia Bessi, B 501 20 135 Skripsi “Peran Konten Instagram @rahasiagadis Dalam Membangun Keprcayaan Diri perempuan” Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tadulako Dibimbing Oleh Fadhliah Sebagai Konsultan I Dan Dwi Rohma Wulandari Sebagai Konsultan II. Penelitian ini bertujuan memahami peran konten @rahasiagadis dalam membangun kepercayaan diri perempuan.diri perempuan menjadi isu penting di era digital. Survei Watsons 2024 mengungkapkan hampir setengah perempuan Asia mengalami masalah kepercayaan diri. Akun Instagram @rahasiagadis dengan 3,3 juta pengikut konsisten menyajikan konten pemberdayaan perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui observasi konten, dokumentasi visual, dan wawancara lima perempuan aktif. Analisis menggunakan Teori New Media Lev Manovich dengan karakteristik representasi numerik, modularitas, otomatisasi, dan transkoding. Hasil penelitian menunjukkan konten @rahasiagadis memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan diri melalui empat mekanisme utama. Pertama, representasi numerik berupa likes dan komentar berfungsi sebagai validasi sosial yang kuat. Informan melaporkan ketika komentarnya mendapat puluhan likes atau postingan mendapat ribuan likes, mereka merasa perasaannya wajar dan dialami banyak perempuan lain, sehingga tidak merasa sendirian atau aneh. Kedua, modularitas terlihat dari kolom komentar yang menjadi ruang aman untuk berekspresi tanpa tatap muka langsung. Informan lebih berani jujur tentang keresahan dan ketakutan pribadi di kolom komentar dibanding bercerita langsung karena tidak takut dihakimi. Ketiga, otomatisasi tampak dari balasan personal admin yang konsisten menciptakan kedekatan emosional. Informan merasa diperhatikan dan dihargai melalui balasan sederhana namun hangat yang terasa seperti dukungan dari teman dekat. Keempat, transkoding terwujud dalam kemampuan mengubah isu kompleks menjadi konten visual sederhana. Ilustrasi tentang "Fase Nerima" atau "Born To vs Forced To" membantu informan memahami dan menerima perasaan mereka sendiri. Kelima informan melaporkan perubahan nyata: lebih percaya diri, mampu menerima kekurangan, berani mengekspresikan perasaan, dan tidak merasa sendirian. Konten beragam seperti kutipan motivasi, ilustrasi empati, dan cerita pengalaman berhasil menyentuh emosional dan membangun fondasi kepercayaan diri lebih kua |