Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKOMUNIKASI PERSUASIF PAGUYUBAN KARYA SALEMBA EMPAT (KSE) UNTAD DALAM MENARIK KEPERCAYAAN MITRA COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM HIDROPONIK
Nama: ISNA KHUMAERAH. N
Tahun: 2026
Abstrak
Isna Khumaerah. N, B 501 20 112 “Komunikasi Persuasif Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) UNTAD dalam Menarik Kepercayaan Mitra Community Development Pada Program Hidroponik” Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Di bawah bimbingan bapak Edwan selaku pembimbing I dan bapak Roman Reski Utama selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi persuasif Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Tadulako dalam menarik kepercayaan mitra PKK Tanamodindi pada pelaksanaan program Community Development (comdev) berbasis hidroponik. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam, dengan informan dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaksi Miles dan Huberman, dengan kerangka analisis teoritis mengacu pada Elaboration Likelihood Model (ELM) yang dikemukakan oleh Richard E. Petty dan John T. Cacioppo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi persuasif berlangsung secara dinamis dan berkelanjutan melalui beberapa tahapan, mulai dari penentuan mitra, penyampaian program, interaksi dialogis, hingga pendampingan intensif. Proses komunikasi tidak hanya dilakukan melalui penyampaian pesan verbal, tetapi juga melalui keterlibatan langsung mitra dalam aktivitas program, sehingga memungkinkan terbentuknya pemahaman melalui pengalaman. Kepercayaan mitra terbentuk secara bertahap melalui interaksi yang konsisten dan pengalaman langsung selama pelaksanaan program. Dalam perspektif ELM, proses komunikasi persuasif melibatkan kombinasi rute periferal dan rute sentral, di mana kedekatan interpersonal mendukung penerimaan awal, sementara pengalaman langsung memperkuat pemahaman dan keyakinan terhadap program. Dengan demikian, komunikasi persuasif dalam konteks pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada penyampaian pesan, tetapi juga pada keterlibatan dan pengalaman bersama antara komunikator dan mitra. Kata Kunci: komunikasi persuasif, Elaboration Likelihood Model, kepercayaan mitra, community development

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#