| JudulREPRESENTASI BENTUK TUBUH IDEAL PEREMPUAN INDONESIA DALAM IKLAN MINUMAN SERAT FEMMY FYBER |
| Nama: DISTI HULWAH KHAIRIYYAH |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Disti Hulwah Khairiyyah, B 501 20 080 “Representasi bentuk tubuh ideal perempuan Indonesia dalam iklan Femmy Fyber" Program Studi Ilmu Komunikasi Jurusan Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako di bawah bimbingan Achmad Herman selaku pembimbing I dan Nur Haidar selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bentuk tubuh ideal perempuan Indonesia dalam iklan Femmy Fyber, serta mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-interpretatif. Data diperoleh melalui observasi terhadap tayangan iklan dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang membagi makna ke dalam tiga tataran, yaitu denotasi (makna literal), konotasi (makna yang bersifat implisit), dan mitos (makna ideologis yang berkembang dalam budaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, iklan menampilkan dua representasi perempuan melalui figur Dita Karang (Figur 1 tubuh ideal) dan Dita Kerang (Figur 2 pembanding). Dita Karang (Figur 1) digambarkan memiliki tubuh langsing, berpenampilan rapi, aktif, dan percaya diri, sedangkan Dita Kerang (Figur 2) ditampilkan dengan tubuh yang lebih berisi, kurang percaya diri, serta diasosiasikan dengan kebiasaan yang kurang sehat. Visual seperti pakaian olahraga, ekspresi ceria, serta aktivitas fisik memperkuat gambaran tersebut sebagai realitas yang tampak secara langsung. Pada tingkat konotasi, perbedaan visual ini tidak sekadar menunjukkan perbedaan fisik, tetapi membangun makna bahwa tubuh langsing identik dengan kesehatan, kebahagiaan, dan penerimaan sosial. Sebaliknya, tubuh yang tidak sesuai standar diasosiasikan dengan kemalasan, kurang disiplin, dan menjadi objek penilaian negatif. Elemen warna, ekspresi, serta narasi perubahan tubuh memperkuat pesan bahwa perempuan ideal adalah mereka yang mampu mengontrol tubuhnya. Pada tingkat mitos, iklan ini mereproduksi ideologi bahwa kecantikan perempuan ditentukan oleh kelangsingan tubuh dan standar visual tertentu. Mitos yang dibangun adalah bahwa tubuh ideal dapat dicapai melalui usaha disiplin dan konsumsi produk, sehingga produk diposisikan sebagai solusi praktis menuju penerimaan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa media tidak hanya menyampaikan pesan komersial, tetapi juga membentuk dan menormalisasi standar kecantikan dalam masyarakat. Dengan demikian, iklan Femmy Fyber tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga memperkuat konstruksi sosial mengenai tubuh ideal perempuan Indonesia Kata kunci: representasi, tubuh ideal, iklan, semiotika Roland Barthes |