| JudulMAKNA PESAN SIMBOLIK NONVERBAL TRADISI NOKESO DI DESA SINEI, KECAMATAN TINOMBO SELATAN, KABUPATEN PARIGI MOUTONG |
| Nama: FITRIANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Fitriani (B50119173) Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Broadcasting Universitas Tadulako. Skripsi Makna Pesan Simbolik Nonverbal Tadisi Nokeso Di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Dibimbing oleh Edwan dan Donal Adrian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna komunikasi nonverbal yang terkandung pada Upacara Adat Nokeso di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Teknis analisis data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang digunakan tanpa menggunakan perhitungan. Data kemudian dijabarkan dalam bentuk kalimat-kalimat atau narasi, baik diperoleh dari wawancara maupun observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna pesan nonverbal yang terkandung dalam prosesi upacara Nokeso Suku Kaili meliputi empat aspek utama. Pertama, Aspek gerakan tubuh (Kinesik), seperti prosesi mengelilingi rumah (niponda), melangkah pelan dan teratur sebanyak tiga kali mengelilingi rumah sebagai simbol penghormatan dan pemuliaan terhadap anak-anak terutama perempuan. Kedua aspek berupa simbol-simbol yang mengandung arti (artifaktual) seperti songgi rumah yang di tempatkan anak-anak bukan hanya tempat duduk tetapi memiliki arti kehormatan dan kesakralan, menginjak tangga mencerminkan nilai penghormatan terhadap adat dan leluhur, kepala sapi sebagai perantara tempat energi pengorbanan dan restu dari leluhur, pakaian kuning kesucian dan kemuliaan, batu dan kapak kekuatan dan keteguhan, kakula dan gong menciptakan suasana sakral dalam prosesi Nokeso. Ketiga, tinggi rendahnya (paralinguistik) syair-syair Nokeso yang mengandung doa-doa. dengan menggunakan alat musik gong dan kakula, gong dibunyikan pada saat-saat tertentu seperti ketika anak yang akan melangkah ke tengah prosesi, menginjak tangga, atau ketika toniasa memasuki area songgi pukulan gong akan terdengar lebih keras dan tegas tiap bunyi membawa pada makna simbolis tentang kekuatan gaib yang sedang dipanggil atau hadir ditengah prosesi. Temuan ini menunjukkan bahwa upacara Nokeso dengan makna simbolik nonverbal merefleksikan nilai spiritual dan budaya masyarakat Suku Kaili di Desa Sinei. Kata Kunci : Upacara Adat Nokeso, Makna Pesan, Makna Nonverbal, Suku Kaili |