| JudulPERAN HUMAS KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI SULAWESI TENGAH DALAM MENSOSIALISASIKAN PILKADA 2024 (STUDI KASUS PADA PEMILIH DISABILITAS TAWAELI KOTA PALU) |
| Nama: BUDIMAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Budiman, B 501 19 045 “Peran Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah Dalam Mensosialisasikan Pilkada 2024 Pada Pemilih Disabilitas (Studi Kasus Tawaeli Kota Palu) ” Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako dibawah bimbingan Israwaty Suriady selaku pembimbing I dan Fitriani Puspa Ningsih selaku Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas komisi pemilihan umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah dalam mensosialisasikan pilkada 2024 pada pemilih disabilitas. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan dasar penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap kelima (5) informan yang terpilih melalui teknik purposive sampling. Dengan teknik analisis data menggunakan model analysis interaktive yang terdiri dari tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas KPU Provinsi Sulawesi Tengah menjalankan perannya dengan membagi peran humas ke dalam empat tahapan: mengidentifikasi audiens dengan memetakan semua segmen pemilih termasuk pemilih disabilitas sebagai segmen khusus serta menyesuaikan kebutuhan khusus untuk segemen disabilitas; merumuskan pesan yang persuasif dan informatif kepada disabilitas dengan memberikan penguatan, pesan motivasi, edukasi dan memberikan informasi teknis tahapan dan tata cara pencoblosan dengan cara penyampaian secara khusus; melakukan penyebaran pesan informasi melalui Sosialisasi dilakukan melalui forum tatap muka, kunjungan ke rumah-rumah, serta pemanfatan media digital; melakukan evaluasi hasil menampung kritik masyarakat, memantau hasil rekapitulasi suara, serta mengadakan rapat evaluasi internal. KPU Provinsi Sulawesi Tengah dalam hal ini perlu meningkatkan intensitas sosialisasi khususnya untuk disabilitas, pendekatan yang lebih spesifik, partisipatif, dan berkelanjutan diperlukan untuk menjamin agar hak politik penyandang disabilitas dapat terjamin secara penuh dalam Pilkada 2024. Kata Kunci : Humas, KPU Sulteng, Disabilitas |