JudulETIKA KOMUNIKASI PADA SISWA KECANDUAN GADGET (STUDI SMA NEGERI 1 BANAWA) |
Nama: TEGAR PUTRA HAIRIL |
Tahun: 2025 |
Abstrak Tegar, B50118262 “Etika Komunikasi pada Siswa Kecanduan Gadget” (STUDI SMA NEGERI 1 BANAWA) Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di bawah bimbingan Febri Herawati dan Nur Haidar Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara lebih terperinci mengenai etika komunikasi pada siswa kecanduan gadget di SMA Negeri 1 Banawa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif dan metode studi kasus. Fokus penelitian ini adalah etika komunikasi pada siswa kecanduan gadget di SMA Negeri 1 Banawa yang dianalisis melalui dua aspek utama, yaitu etika komunikasi verbal dan etika komunikasi nonverbal. Penelitian ini melibatkan enam siswa dan satu guru BK sebagai informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan siswa SMA Negeri 1 Banawa berdampak signifikan terhadap etika komunikasi mereka. Dalam aspek etika komunikasi verbal, kecanduan gadget pada siswa dapat mengurangi perhatian terhadap situasi sekitar, karena mereka lebih fokus pada gadget daripada berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Penggunaan gadget, menyebabkan siswa sulit untuk fokus, menjawab tanpa memperhatikan lawan bicara, dan menunjukkan ekspresi wajah serta nada suara yang tidak sesuai dengan situasi. Selain itu, penggunaan gadget dapat memicu perubahan perilaku negatif, seperti mudah marah, berkata kasar, dan kurang sopan. Penggunaan kata-kata kasar yang berdampak buruk pada etika komunikasi siswa, baik dalam interaksi langsung maupun online. Dalam aspek etika komunikasi Non Verbal, Kecanduan gadget menghambat kemampuan siswa untuk berkomunikasi secara efektif dalam situasi sosial, karena mereka lebih fokus pada gadget daripada berinteraksi langsung. Hal ini mengurangi perhatian dan minat terhadap lawan bicara serta mempengaruhi kemampuan mendengarkan, yang bertentangan dengan etika komunikasi. Selain itu, fokus pada gadget juga menyebabkan kurangnya perhatian terhadap situasi sekitar. Siswa menunjukkan ketidaksesuaian antara ekspresi wajah dan nada suara dengan konteks, yang menimbulkan makna yang salah dan tidak menunjukkan respon yang baik terhadap lawan bicara. Kata kunci : Etika, Komunikasi, Kecanduan gadget |