| JudulMANAJEMEN RELATIONSHIP DALAM KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA SAMBUNG DAN ANAK DI DESA TAMBU KABUPATEN DONGGALA |
| Nama: NUR'AIN |
| Tahun: 2025 |
| Abstrak Nur’Ain, B50118260, Manajemen Relationship Dalam Komunikasi Antarpribadi Orang Tua Sambung Dan Anak Di Desa Tambu Kabupaten Donggala. Dibimbing oleh pembimbing I Fhadliah dan pembimbing II Roman Rezki Utama. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui manajemen relationship dalam komunikasi antarpribadi orang tua sambung dan anak di Desa Tambu, Kabupaten Donggala. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan dasar pendekatan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambu, Kabupaten Donggala. Teknik penelitian ini adalah purposive sampling. Sebagai alat pengumpul data menggunakan observasi dan wawancara mendalam (depth interview) dengan pengolahan data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (a) Orang tua sambung merekatkan hubungan antarpribadi dengan anaknya dimulai dari tindakan ibu sambung yang membela anaknya di depan keluarga suaminya. Pembelaan itu memberikan makna pesan bahwa terdapat ungkapan kasih sayang sebagai bentuk tujuan hidup agar bisa rukun, (b) Orang tua sambung dengan tegas menyampaikan pesan yang menekan anak-anaknya agar tidak mudah dibodohi oleh siapapun dalam hal pengurusan harta warisan, (c) Terdapat perilaku dengan mengingat kembali halhal baik yang pernah dilakukan oleh orang tua kepada anak dan begitu sebaliknya. Tindakan itu, menghasilkan pesan yang positif seperti adanya senyuman, mengajak untuk makan bersama keluarga, duduk bersenda gurau dan saling membantu jika mendapatkan kendala, (d) Adanya orang tua kandung yang mengajak anak dan istri (orang tua sambung) agar bisa duduk bersama dan saling memaafkan namun harus mengungkapkan tentang hal yang tidak disukai dan disukai. Ungkapan tersebut bertujuan agar tidak lagi melakukan kembali sesuatu yang salah dan (e) Anak sambung menunjukan kritik terhadap perilaku orang tua sambung yang semena-mena, tidak bisa menunjukan etika yang baik dan hanya mencintai pasangannya tanpa menyayangi anak-anaknya. Kritik tersebut mulai dari ucapan dengan mengkoreksi kesalahan. Selanjutnya kesalahan yang dilakukan bukan hanya terjadi pada orang tua saja, tapi anak juga melakukan kesalahan sehingga orang tua sambung memberikan kritiknya perubahan perilaku yang baik untuk hidup yang rukun. Kata Kunci: Manajemen Relationship, Komunikasi Antarpribadi, Orang Tua Sambung dan Anak |