Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPersonal Selling Pada Divisi Creative Marketing Palu Grand Mall (PT.Palu Graha Sejahtera)
Nama: ZULKIFLI
Tahun: 2022
Abstrak
Zulkifli, B 501 16 037, Program Studi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Public Relations, Skripsi “Personal Selling Pada Divisi Creative Marketing Palu Grand Mall (PT. Palu Graha Sejahtera)” Dibawah Bimbingan Israwaty Suriady Dan Citra Antasari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang personal selling yang selama ini dilakukan oleh Divisi Creartive Marketing Palu Grand Mall dalam memasarkan dan menawarkan unit kios maupun area pada calon tenant. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian dilaksanakan di kantor manajemen Palu Grand Mall yang bertempat di Jl, Cumi-cumi No. 77 Bumi Bahari, Kompleks Palu Grand Mall (Lt Roof), Kec. Palu Barat, Palu, Sulawesi Tengah. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Dengan teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penlitian menunjukan bahwa pihak divisi creative marketing Palu Grand Mall, melaksanakan proses personal selling dalam melakukan penawaran unit atau kios. Pada tahap pertama memilih dan menilai prospek, pihak divisi creative marketing memilih calon tenant menyesuaikan usaha dengan unit yang tersedia dan menilai usaha calon tenant menarik atau tidak. Tahap kedua prapendekatan, pihak divisi creative marketing mencari informasi tentang calon tenant dan menentukan pendekatan yang akan digunakan. Tahap ketiga pendekatan, pihak divisi creative marketing melakukan pendekatan dengan memperhatikan tata hasa dan penampilan. Tahap keempat presentasi dan demo, pihak divisi creative marketing menjelaskan unit dengan memperlihatkan layout lokasi unit serta membawa calon tenant untuk melihat unit secara langsung. Tahap kelima mengatasi keberatan, pihak divisi creative marketing mengatasi keberatan dengan tetap bersikap positif dan melihat kemampuan dari PGM dalam mengatasi keberatan tersebut. Tahap keenam menutup penjualan, pihak creative marketing menutup dengan meyakinkan kembali calon tenant agar mau menerima penawaran yang diberikan. Tahap ketujuh tindak lanjut, pihak creative marketing akan membantu calon tenant dalam menyelesaikan segala proses administrasi yang dibutuhkan. Dalam melaksanakan personal selling pihak divisi creative marketing mendapatkan beberapa kendala atau hambatan, pertama adalah hambatan mekanis terjadinya gangguan terhadap alat komunikasi yang digunakan pihak creative marketing saat melakukan konfirmasi kepada calon tenant. Kedua adalah hambatan semantis dimana penggunaan bahasa oleh pihak creative marketing yang masih sulit untuk dipahami oleh calon tenant.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up