Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKonstruksi Gender Dalam Film Ki Dan Ka (Analisis Wacana Sara Mills)
Nama: ANSARI
Tahun: 2020
Abstrak
Ansari, Stambuk B501 15 085. Program Studi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Broadcasting. Skripsi “Konstruksi Gender dalam Film Ki dan Ka (Analisis Wacana Sara Mills)” di bawah bimbingan Achmad Herman. Film lewat jalan ceritanya mulai berusaha menampilkan sebagai realitas sosial yang. terjadi di tengah - tengah kehidupan masyarakat. Gender dan segala permasalahannya merupakan isu yang tetap eksis dan diminati saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi gender dalam film Ki dan Ka dengan menggunakan metode analisis wacana Sara Mills Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan analisis wacana sebagai teknik analisis data. Analisis wacana merupakan salah satu analisis teks media yang dipakai untuk mengetahui bagaimana wacana lahir dan dibentuk oleh media. Analisis wacana Sara Mills melihat pada posisi subjek – objek dan posisi penulis – pembaca/penonton. Subjek penelitian ini adalah film Ki dan Ka dengan objek penelitiannya adalah scene-scene yang di dalamnya mengandung wacana konstruksi gender. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, yakni konstruksi gender dalam film Ki dan Ka dominan diperlihatkan dalam posisi pembagian kerja antara Kia dan Kabir. Pertukaran peran antara Kia dan Kabir masih menimbulkan persoalan yang begitu kuat, karena hal ini berkaitan dengan kultur dan ideologi masyarakat bahwa dalam pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan merupakan suatu hal yang sangat jauh berbeda. Perempuan selalu diposisikan di ranah domestik, sedangkan laki-laki diposisikan di ranah publik atau dengan kata lain laki-laki sebagai pencari nafkah dalam pasangan suami istri. Dalam film Ki dan Ka kerja domestik masih menjadi hal yang direndahkan, karena dinilai tidak bisa menghasilkan upah secara ekonomi. Selain itu, konstruksi gender pada film Ki dan Ka mengungkapkan bahwa pola pengasuhan sangat mempengaruhi perilaku anak yaitu menjadi feminis atau maskulin. Sekaligus film tersebut menampilkan Kia sebagai perempuan karier secara buruk dibandingkan dengan laki-laki atau Kabir, pada akhirnya film tersebut melestarikan bias gender. Kata Kunci : Film, Analisis Wacana Sara Mills, Konstruksi Gender

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up