Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulSTRATEGI PEMASARAN POLITIK TIM KAMPANYE DAERAH (TKD) KOALISI INDONESIA KERJA (KIK) PROVINSI SULAWESI TENGAH DALAM MERAIH SUARA DI KALANGAN PEMILIH MUDA PADA PILPRES 2019
Nama: MUHAMMAD AKBAR
Tahun: 2021
Abstrak
ABSTRAK Muhammad Akbar, B 501 14 072. “Strategi Pemasaran Politik Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Dalam Meraih Suara Di Kalangan Pemilih Muda Pada Pilpres 2019” Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako. Dibimbing oleh Achmad Herman Pada pilpres 2019, pemilih yang berasal dari kalangan pemilih muda menjadi salah satu kategori dengan jumlah terbanyak, menurut data KPU dari 185 juta daftar pemilih tetap ada sekitar 80 juta berasal dari kalangan pemilih muda. Salah satu tugas dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) adalah untuk meraih sebanyak-banyaknya suara dari kalangan pemilih muda dan meningkatkan kembali popularitas pasangan Jokowi-Ma’aruf di kalangan pemilih muda meraih yang belakangan mulai terkejar oleh pasangan Prabowo-Sandi. Untuk itu dibutuhkan strategi political marketing yang tepat dan sesuai dengan sasaran kampanye yakni kalangan pemilih muda. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan strategi political marketing yang dilakukan oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk meraih suara di kalangan pemilih muda. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Teknik pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara mendalam. Informan terdiri dari sekretaris tim kampanye, ketua bidang media tim kampanye, politisi muda partai NasDem, dan relawan muda tim kampanye. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menerapkan strategi political marketing untuk meraih suara pemilih muda, hal tersebut terlihat dari mereka membentuk image untuk pasangan Jokowi-Ma’aruf agar mudah diterima oleh pemilih muda dan juga memberi janji kampanye yang pro terhadap kepentingan anak muda. Hanya saja Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kurang mengoptimalkan penggunaan media khususnya media sosial dan media elektronik dalam proses pemasaran politiknya dan juga Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak melakukan polling atau survei politik terkait pemilih muda di Sulawesi Tengah karena hal tersebut dapat berguna untuk menentukan strategi pemasaran politik yang tepat. Kata Kunci: Political, Marketing, Kampanye, Pemilih, Pemula, Pilpres

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up