| JudulPARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH 2024 DI DESA KALUKUBULA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI |
| Nama: SHOFIYAH LHATIFAH |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Shofiyah Lhatifah, Nomor Stambuk B 401 21 179. Judul: “Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi”, dibawah bimbingan M. Nur Alamsyah selaku pembimbing utama dan Rusmawaty Bte Rusdin selaku pembimbing pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana faktor-faktor mempengaruhi penurunan partisipasi politik masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sebagaimana dikemukakan oleh David F. Roth dan Frank L. Wilson yang membagi partisipasi politik kedalam empat bentuk aspek, yaitu: aktivis, partisipan, pengamat, dan apolitis.Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling sebanyak delapan orang informan, sedangkan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat indikator tersebut, partisipasi masyarakat di Desa Kalukubula memiliki aspek yang berbeda. Pertama, pada aktivis, hanya sebagian kecil masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan politik, seperti menjadi penyelenggara pemilu atau penggerak kampanye. Kedua, partisipan ditunjukkan oleh warga yang menggunakan hak pilihnya, namun keterlibatan mereka terbatas hanya pada saat pemungutan suara tanpa adanya keterlibatan lebih lanjut. Ketiga, pengamat mendominasi masyarakat yang sekadar mengikuti perkembangan politik, namun enggan menggunakan hak pilihnya atau berpartisipasi dalam kegiatan politik secara langsung. Keempat, apolitis juga cukup besar, ditandai dengan sikap acuh dan anggapan bahwa memilih atau tidak memilih tidak membawa perubahan. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya literasi politik, permasalahan administratif kependudukan, faktor pekerjaan, mobilitas penduduk, serta kendala zonasi pendidikan yang berimbas pada status kependudukan. Kata Kunci: Partisipasi Politik, Pilkada, Aktivis, Partisipan, Apolitis |