Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPROSES GANTI RUGI LAHAN MASYARAKAT DESA KOROWOU OLEH PT SUMBER MINERAL ABADI DALAM PERSPEKTIF TEORI AGENSI
Nama: SILVANA FISCA ANGELA MAWENGI
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK Silvana Fisca Angela Mawengi, nomor stambuk B40121100, dengan judul penelitian “Proses Ganti Rugi Lahan Masyarakat Desa Korowou Oleh PT Sumber Mineral Abadi Dalam Perspektif Teori Agensi” di bawah bimbingan Bapak Dr. M. Nur Alamsyah sebagai pembimbing I dan Bapak Dr. Mahfuzat sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses ganti rugi lahan masyarakat Desa Korowou oleh PT Sumber Mineral Abadi dengan menggunakan perspektif teori agensi dari Lane (2003), yang meliputi indikator informasi asimetri, moral hazard, dan adverse selection. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah lima orang yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam proses ganti rugi lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ganti rugi di Desa Korowou masih mengalami ketidakseimbangan informasi antara perusahaan, tim agen lokal, dan masyarakat, sehingga menimbulkan asimetri informasi dan adverse selection yang menyebabkan nilai kompensasi yang diberikan kurang adil dan tidak sesuai dengan nilai ekonomi riil lahan. Peran tim agen lokal yang seharusnya sebagai fasilitator terkadang bergeser menjadi penentu harga, sehingga menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. Moral hazard terjadi akibat kurangnya transparansi dan tanggung jawab dalam penyaluran dana ganti rugi, khususnya pada lahan HPL yang dibagikan kolektif. Pemerintah desa berperan sebagai fasilitator dan pengawas untuk memastikan legalitas dan mengurangi konflik, namun dinamika negosiasi dan kurangnya partisipasi masyarakat masih menjadi kendala. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi, penegakan akuntabilitas, pelibatan aktif masyarakat dalam negosiasi langsung, serta penguatan pengawasan agar proses ganti rugi lahan dapat berjalan lebih adil, efektif, dan minim konflik sosial. Kata Kunci : Informasi Asimetri, Bahaya Moral, Seleksi Merugikan, Ganti rugi, Teori Agensi ?

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up