| JudulPENERAPAN COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLA DANA DESA BALINGGI JATI KECAMATAN BALINGGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG |
| Nama: ALWAYS OPENER |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Always Opener B 401 20 147, Judul Penelitian “Penerapan Collaborative Governance Dalam Pengelola Dana Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong”. Di bimbing oleh Bapak Irwan Waris selaku pembimbing I, dan Ibu Sulfitri Husain selaku pembimbing II. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Collaborative Governance dalam pengelola dana Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini menggunakan teori dari Ansell Dan Gash, dengan lima aspek yaitu: dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, berbagi pemahaman, hasil sementara. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang terkumpul disaring dan dipilih berdasarkan hasil kebutuhan dan kemudian di analisis dengan metode deskriptif kualitatif Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi langsung (Face to Face Dialogue) di forum musyawarah sangat penting untuk pengambilan keputusan. Membangun kepercayaan (Trust Building) dicapai melalui pengelolaan dana yang sesuai dengan peraturan, transparan, akuntabel, terlibat, dan tertib, serta penyelesaian konflik yang proaktif. Dengan melibatkan berbagai pihak dan menggunakan teknologi, pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, disiplin, dan tertib menunjukkan komitmen terhadap proses (Commitment to Proces). Sangat penting untuk membangun kepercayaan dan mencapai tujuan pembangunan jika pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait berbagi pemahaman (Shared Understanding). Hasilnya (Intermediate Outcomes), Desa Balinggi Jati menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi dan keberhasilan program berkat pengelolaan anggaran yang efektif, peningkatan kapasitas, transparansi, dan keterlibatan jangka panjang. Studi ini menekankan bahwa komunikasi langsung, transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan pemahaman bersama sangat penting dalam pengelolaan dana desa untuk pembangunan desa yang efektif. Kata Kunci: Collaborative Governance, Face to Face Dialogue, Trush Building, Commitment to Process, Share Understanding, Intermediate Outcomes, Dana Desa. |