| JudulIMPLEMENTASI GOOD MINING PRACTICE PADA PT SIRTU KARYA UTAMA BULURI KOTA PALU |
| Nama: NURUL ANISYA WULANDARI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak NURUL ANISYA WULANDARI, Nomor Stambuk B40120032, dengan judul penelitian: “Implementasi Good mining practice pada PT Sirtu Karya Utama Buluri” di bawah bimbingan Bapak Nurhannis sebagai pembimbing I dan Bapak Angga Pradana sebagai pembimbing II. Good mining practice (GMP) adalah kerangka kerja yang mencakup prinsip, standar, dan prosedur untuk memastikan kegiatan pertambangan dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dalam penelitian ini, teori implementasi kebijakan oleh Donald S. Van Meter dan Carl E. Van Horn digunakan untuk menganalisis pelaksanaan GMP di PT Sirtu Karya Utama. Teori ini mencakup lima variabel utama: standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi antarorganisasi, dan kondisi sosial, ekonomi, serta politik. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Kelurahan Buluri, Kota Palu. Informan utama dalam penelitian ini adalah manajemen, karyawan perusahaan, dan anggota masyarakat yang terkena dampak langsung dari kegiatan pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam implementasi GMP meliputi keterbatasan sumber daya, kurangnya koordinasi antarorganisasi, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Meskipun langkah-langkah seperti penyiraman jalan dan reklamasi lahan telah dilakukan, efektivitasnya masih terbatas. Penelitian ini menyarankan penguatan komitmen perusahaan dalam pelaksanaan kebijakan, peningkatan komunikasi dengan masyarakat, dan penerapan teknologi yang lebih efektif untuk mitigasi dampak lingkungan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan penerapan GMP dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar tambang. Kata kunci : Good mining practice, Implementasi Kebijakan, PT Sirtu Karya Utama, Dampak Lingkungan. |