| JudulKonstruksi Dan Komodifikasi Budaya Pada Objek Wisata Pantai Air Panas Desa Tolole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong |
| Nama: WILDAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Wildan. No Stambuk B30122076, dengan judul skripsi “Konstruksi dan Komodifikasi Budaya Pada Objek Wisata Pantai Air Panas Desa Tolole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong”. Dibimbing oleh Rismawati. Sebagai pembimbing utama dan Muh. Zainuddin Baddolahi. Selaku pembimbing pendamping. Jurusan Ilmu Sosial Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tadulako. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena munculnya sumber air panas di tepi Pantai Desa Tolole yang kemudian dimaknai secara mendalam oleh masyarakat sebagai tanda alam dan diyakini memiliki kekuatan penyembuhan. Kepercayaan tersebut berkembang menjadi budaya lokal yang kini dikemas sebagai daya tarik wisata dan sumber ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi budaya pada objek wisata Pantai Air Panas Desa Tolole serta bagaimana komodifikasi budaya terjadi dalam praktik pariwisata di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pada penentuan informan penelitian menggunakan teknik Purposive dengan menentukan informan yang dianggap dapat menjawab permasalahan penelitian, meliputi pemerintah desa, pengelola wisata, pelaku UMKM, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal, memaknai fenomena alam bermula dari sumber air panas biasa yang kemudian melalui testimoni atau pengalaman masyarakat lokal di sumber air panas tersebut mengalami perubahan pada kesehatannya yang memicu munculnya kepercayaan penyembuhan. Kepercayaan tersebut mengalami proses konstruksi, dimana pengalaman subjektif masyarakat kemudian menjadi realitas objektif melalui narasi kesembuhan, serta penyebaran informasi dari mulut ke mulut dan media sosial. Narasi kesembuhan yang disampaikan masyarakat lokal berperan penting dalam membangun pengakuan spiritual sumber air panas. Penelitian ini menemukan adanya proses komodifikasi budaya, dimana nilai-nilai spiritual dan praktik penyembuhan tradisional diubah menjadi komoditas wisata. Hal ini terlihat melalui Pemerintah Desa dan BUMDES melakukan pembangunan sumur-sumur air panas, pembukaan usaha terapi kesehatan, pemanfaatan penerapan pemadatan durasi terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan. Praktik tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat lokal dan pengelola wisata, namun berpotensi menggeser makna kesakralan budaya dan mengubah orientasi masyarakat dari nilai spiritual menuju nilai ekonomi. Kata kunci: Pariwisata, Konstruksi, Komodifikasi budaya, Masyarakat lokal. |