| Judul*Yang Sakral Dan Profan* Studi Pada Hunian Kontemporer Etnis Bali Hindu Di Kota Palu |
| Nama: NURAINUN ZAKINA. MZ DM |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penelitian ini menganalisis strategi negosiasi etnis Bali Hindu di Kota Palu dalam mempertahankan dimensi sakralitas pada hunian tipe BTN yang standar dan profan. Menggunakan metode kualitatif dengan kerangka teori Mircea Eliade dan Henri Lefebvre, studi ini mengungkap bagaimana masyarakat menyiasati konflik antara idealisme Arsitektur Tradisional Bali (ATB) dan keterbatasan lahan perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan spasial tidak memicu desakralisasi, melainkan mendorong negosiasi fisik dan simbolik. Secara fisik, negosiasi dilakukan melalui reduksi skala pelinggih, pemanfaatan ruang vertikal (rooftop), serta penggunaan pelangkiran di area domestik. Secara simbolik, sakralitas dijaga melalui konsistensi orientasi hulu (Utara-Timur), ritual penyucian (Mecaru), dan aktivasi waktu sakral (Purnama-Tilem). Temuan utama menegaskan bahwa penghuni berhasil mendekonstruksi "ruang konsep" (conceived space) pengembang menjadi "ruang hidup" (lived space) yang spiritual. |