Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulADAPTASI MASYARAKAT DESA LANGKO TERHADAP TANTANGAN ECENG GONDOK DI SEKITAR DANAU LINDU
Nama: FATURRAHMAN
Tahun: 2026
Abstrak
Faturrahman, Faturrahman, B 301 21 069. Judul Skripsi: “Adaptasi Masyarakat Desa Langko terhadap Tantangan Eceng Gondok di Sekitar Danau Lindu”, dibimbing oleh Muhammad Marzuki sebagai pembimbing utama dan M. Junaidi sebagai pembimbing pendamping, Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Penelitian ini mengkaji adaptasi masyarakat Desa Langko terhadap pertumbuhan eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang masif di Danau Lindu pasca-gempa bumi tahun 2018. Pertumbuhan tanaman ini memberikan dampak signifikan terhadap ekosistem danau, yang mengakibatkan terhambatnya jalur perahu, penurunan hasil tangkapan ikan, serta berpotensi mempengaruhi keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan masyarakat tentang eceng gondok dan mengidentifikasi bentuk-bentuk adaptasi yang mereka lakukan dalam aspek pengetahuan, perilaku, dan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Proses analisis dilakukan melalui Transkrip Wawancara , Editing Data, Kategorisasi Data, dan Penafsiran Data, dengan menggunakan teori ekologi budaya Julian Steward sebagai kerangka analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Langko memiliki pemahaman yang baik mengenai dampak eceng gondok terhadap ekosistem Danau Lindu. Mereka menyesuaikan perilaku mereka dengan memindahkan lokasi penangkapan ikan ke area yang lebih produktif dan melakukan gotong royong untuk membuka jalur perahu yang terhambat. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan eceng gondok menjadi produk kerajinan, seperti talidangka dan aksesoris lainnya, yang memiliki nilai ekonomi dan budaya. Adaptasi ini tidak hanya memperkuat partisipasi komunitas, tetapi juga menunjukkan bagaimana kebudayaan berfungsi sebagai mekanisme adaptasi dalam menghadapi tekanan ekologis secara berkelanjutan. Kata Kunci: Adaptasi, Eceng Gondok, Danau Lindu, Ekologi Budaya

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

slot gacor https://vta.kemenhub.go.id/assets/