| JudulMAKANAN DAN PRAKTIK MAKAN PADA MASYARAKAT VONGGO DESA BAKUBAKULU KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI |
| Nama: RIVALDY |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Rivaldy stanbuk B 301 18 096. Judul Skripsi “ Makanan dan praktik makan pada masyarakat Vonggo Desa Bakubakulu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi” Ikhtiar Hatta sebagai pembimbing utama dan Resmiwati Sebagai Pembimbing Pendamping. perilaku makan masyarakat Dusun Vonggo, Desa Bakubakulu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, sangat dipengaruhi oleh faktor budaya, norma sosial, dan ketersediaan sumber daya alam. Masyarakat Vonggo mengadopsi pola makan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan hasil alam sekitar, seperti umbi-umbian, sayuran, dan sumber protein lokal, yang mencerminkan kearifan lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kebiasaan makan bersama dalam upacara adat tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan sosial dan menjaga harmoni dalam komunitas. Meskipun masyarakat Vonggo memiliki pengetahuan yang baik tentang jenis-jenis tanaman yang dapat dikonsumsi, pemahaman mereka mengenai kandungan gizi secara ilmiah masih terbatas. Oleh karena itu, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi dan kesehatan agar mereka dapat membuat pilihan makanan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perilaku makan masyarakat Vonggo serta jenis-jenis tanaman dan tumbuhan yang dijadikan kebutuhan pangan. Makanan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya. Dalam konteks masyarakat Vonggo, makanan tidak hanya xiii berfungsi untuk memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga mencerminkan nilai- nilai sosial dan budaya yang ada dalam komunitas tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada bagaimana masyarakat Vonggo mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti melakukan observasi dan wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposive sampling. Informan terdiri dari anggota masyarakat Vonggo yang memiliki pengetahuan dan pengalaman terkait dengan praktik makan, jenis-jenis tumbuhan dan tanaman apa saja yang mereka konsumsi. Melalui wawancara, peneliti menggali informasi mengenai pola makan, kebiasaan, serta cara pengolahan makanan yang dilakukan oleh masyarakat Vonggo. Kata kunci: makanan, kebutuhan pokok, perilaku makan, masyarakat Vonggo, sumber daya alam, budaya, pola makan, tanaman panga |