Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
Judul“KOTO VUKU” STUDI ETNOMEDISIN PENGOBATAN PATAH TULANG PADA ETNIS KAILI UNDE DI DESA LOLI OGE KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA
Nama: WIWI RISTIANI
Tahun: 2022
Abstrak
ABSTRAK Wiwi Ristiani Stambuk B 301 16 132. Judul Skripsi “KOTO VUKU” Studi Etnomedisin Pengobatan Patah Tulang Pada Etnis Kaili Unde Di Desa Loli Oge Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala” dibawah bimbingan Rismawati selaku pembimbing utama dan Siti Hajar N Aepu sebagai pembimbing pendamping. Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Koto Vuku atau dalam istilah Kaili diartikan dengan Patah Tulang. Penyebab terjadinya Koto Vuku bisa beragam bisa karena jatuh dari ketinggian, atau tertabrak, karena terkilir, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengetahuan Dukun dan sakit Koto Vuku dan mengungkap proses pengobatannya, serta pengetahuan masyarakat Etnis Kaili Unde mengenai penyakit Koto Vuku yang ada di Desa Loli Oge Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yang mana proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dan wawancara bebas. Informan ini ditentukan dengan cara Purposiv yaitu tehnik penentuan informan secara sengaja, dengan maksud saya menentukan sendiri informan sesuai permasalahan penelitian. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 5 (Lima) orang diketahui bahwa terdiri dari 1 orang dukun, 2 penderita sakit Koto Vuku dan 2 orang yang sudah sembuh dari Koto Vuku. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan masyarakat dan sando tentang sakit koto vuku dapat diobati secara tradisional. Pengetahuan mengobati sakit koto vuku diperolehnya melalui mimpi dan ilmu ini diwariskan oleh orangtuanya. Proses pengobatan tradisional patah tulang yang dilakukan oleh sando ada tiga cara yaitu proses pengurutan, membalurkan ramuan pada area yang patah, dan proses memandikan. Penyebab sakit koto vuku bermacam-macam seperti jatuh dari ketinggian, kecelakaan dan terkilir. Lama pengobatan tergantung kondisi sakitnya jika parah terapi pengobatan berlangsung selama satu bulan lebih dan jika cedera ringan kesembuhannya lebih cepat, satu minggu pasien dinyatakan sembuh. Masyarakat Desa Loli Oge lebih memilih berobat secara tradisional, alasannya karena mereka lebih meyakini pengobatan yang dilakukan oleh sando lebih ampuh dan dipercaya, juga lebih murah jika dibandingkan berobat ke Rumah Sakit. Kata Kunci: Koto Vuku, Kepercayaan, dan Pengobatan Tradisional

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up