Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulNEGOSIASI KULTURAL DALAM PEMBENTUKAN KABUPATEN MAMUJU UTARA
Nama: RUKMANA
Tahun: 2022
Abstrak
ABSTRAK Rukmana Stambuk B 301 16 108. Judul Skripsi “NEGOSIASI KULTURAL DALAM PEMBENTUKAN KABUPATEN MAMUJU UTARA dibawah bimbingan Juraid A Latief selaku pembimbing utama dan Ikhtiar Hatta sebagai pembimbing pendamping. Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kajian ini membahas tentang proses pemekaran daerah Kabupaten Mamuju Utara perjalanan pemekaran tentunya mengalami pro-kontra dalam masyarakat pada saat ini. Minimnya dana pemekaran daerah dan kurangnya peran pemerintah daerah dalam mendukung pemekeran Kabupaten Mamuju Utara dan juga menjadi faktor penghambat proses pemekaran dan yang paling penting adalah keberagaman dari sisi sudut pandang tentang pemekaran yang berbeda-beda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Adapun ruang lingkup penelitian yaitu di Kabupaten Pasangkayu dengan subjek penelitian proses terbentuknya Kabupaten Mamuju Utara. Informan yang dijadikan sebagai sumber data primer dalam penelitian ini yaitu sebanyak 4 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penyuntingan data, kategorisasi data, penafsiran data serta membuat kesimpulan. Penelitian ini sendiri memiliki tujuan untuk mendeskripsikan tentang proses terbentuknya Kabupaten Mamuju Utara dan Proses Negosiasi Dalam Pembentukan Kabupaten Mamuju Utara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa proses negosiasi pada awal pembentukan Kabupaten Pasangkayu menghadirkan tokoh-tokoh dari desa yang ada di kecamatan Pasangkayu. Sehingga di dalam proses ini terjadi pro dan kontra karena memang ada kelompok masyarakat yang tidak menginginkan daerah ini mekar.Sementara di dalam undangan pertemuan tersebut yang akan digelar di Sarudu, setiap desa akan diwakili 10 orang untuk membawakan aspirasi dari setiap desa masing-masing, proses negosiasi melibatkan actor internal (pemerintah daerah, dan masyarakat) dengan tema pembentukan Kabupaten Mamuju Utara Sehingga demikan Proses negosiasi berlangsung lama dan menghadapi banyak kendala, seperti kurangnya dukungan masyarakat dan pemerintah setempat namun hal ini akan terus diusahakan untuk mendapatkan keputusan memekarkan Kabupaten Mamuju Utara. Kata Kunci: pembentukan wilayah, negosiasi dan pemekaran.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up