Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGETAHUAN LOKAL ETNIS KAILI DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI PANTOLOAN
Nama: AGUSTINA
Tahun: 2020
Abstrak
ABSTRAK Agustina. Stambuk B 301 15 058 judul Skripsi “Pengetahuan Lokal Masyarakat Dalam Upaya Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Pantoloan, Di bimbing oleh Bapak Muhammad Marzuki Sebagai pembimbing utama dan Ibu Siti Hajar N.Aepu sebagai pembimbing pendamping. Pengetahuan lokal merupakan pengetahuan yang khas untuk suatu masyarakat atau budaya tertentu yang telah berkembang lama sebagai hasil dari proses hubungan timbal-balik antara masyarakat dengan lingkungannya. Salah satu bentuk Pengetahuan lokal dalam mitigasi bencana Gempa Bumi dan Tsunami yaitu: Ritual Tolak Bala atau mengembalikan (Tula bala atau Mompoura). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengetahuan lokal Etnis Kaili Pantoloan terkait mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami dan bagaimana respon budaya , Etnis Kaili Pantoloan terhadap mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami. Untuk mengungkap dan menjawab pertanyaan tersebut, maka peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang berdasarkan penelitian deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, dan penelitian lapangan yakni pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Serta informan ditetapkan secara purposive sampling dengan menetukan informan 5 orang yang dapat memberikan gambaran secara detail mengenai pengetahuan lokal masyarakat dalam upaya mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami di Pantoloan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Etnis Kaili yang ada di Pantoloan memiliki pengetahuan terhadap mitigasi bencana alam, mereka mengetahui tanda- tanda akan terjadi bencana alam. Tanda-tanda alam yang dimaksud ialah seperti ketika datangnya angin kencang dan surutnya air laut. Selain tanda-tanda alam Etnis Kaili juga membaca gerakan-gerakan hewan seperti kucing, sapi dan hewan lainnya berlari kencang dan ikan sudah naik ke pinggir pantai. Hal tersebut menunjukan bahwa bencana akan terjadi. Adapun respon budaya Etnis Kaili di Pantoloan terhadap bencana alam yaitu dengan mengadakan ritual tolak bala baik yang individu maupun kelompok, Etnis Kaili di Pantoloan mempercayai bahwa ritual ini dapat menghalangi bencana alam susulan yang akan datang atau mencegah datangnya gempa bumi dan tsunami yang keduakalinya. Selain ritual tolak bala Etnis Kaili juga mempunyai kepercayaan terhadap Gusugong yang artinya karang yang berbentuk gong yang dapat menolak bencana yang akan datang. Kata Kunci : Pengetahuan Lokal, Mitigasi, bencana

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up