Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulRITUAL MOMASORO PADA ETNIS LAUJE DI DESA BOU KECAMATAN SOJOL
Nama: GUSNA
Tahun: 2020
Abstrak
ABSTRAK Gusna Stambuk : B 301 14 054 Judul Skripsi : Ritual Momasoro Pada Etnis Lauje di Desa Bou Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Dibimbing oleh Drs. Muhammad Masrzuki, M.Si sebagai pembimbing utama dan Hendra, S. Sos, M. Phil, M.A sebagai pembimbing pendamping, Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako. Ritual keagamaan pada setiap wilayah di Indonesia memiliki keragaman budaya yang berbeda dengan kebudayaan lain. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan lingkungan tempat tinggal, serta tradisi yang diwariskan secara turun temurun. Ritual keagamaan tersebut mepunyai bentuk atau cara melestarikan serta maksud dan tujuan yang berbeda-beda antara kelompok masyarakat yang satu dengan kelompok masyarakat lainnya. Donggala merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah yang memiliki berbagai macam upacara keagamaan yang masih di pertahankan dan dilestarikan sampai sekarang adalah upacara ritual Momasoro. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bou Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala, adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan ritual Momasoro pada etnis Lauje di Desa Bou Kecamatan Sojol, simbol dan makna yang terkandung dalam pelaksanaan ritual Momasoro pada etnis Lauje di Desa Bou Kecamatan Sojol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif sedangkan tipe penelitian deskriptif, kemudian metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, penelitian lapangan yang terdiri dari pengamatan, wawancara, dokumentasi. Oleh karena itu penentuan informan dilakukan secara proposive yaitu memilih 6 orang informan sesuai dengan permasalahan penelitian. Dari hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa upacara ritual Momasoro dilaksanakan di tepi pantai dengan melarung sebuah perahu kecil terbuat dari kayu berisi sesajian berupa hasil bumi. Tradisi ini dilangsungkan oleh masyarakat setempat ditunjukkan sebagai rasa syukur atas hasil bumi, kesehatan, serta dijauhkan dari malapetaka sudah berlangsung turun-temurun. Upacara adat ini dilaksanakan setiap satu kali dalam satu tahun merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan warga yang mendiami Desa Bou dan sudah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat. Kata Kunci : Simbol, Makna, Ritual Momasoro

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up