Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulADAT PENANAMAN PADI DI DESA BALUSU KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN
Nama: Kasman
Tahun: 2019
Abstrak
ABSTRAK Kasman B 01 14 016. Judul Skripsi “Adat Penanaman Padi Di Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan”, dibimbing oleh H. Sulaiman Mamar sebagai pembimbing utama dan Resmiwati, sebagai Pembimbing pedamping Adat penanaman padi yaitu suatu tradisi penanaman padi dari pertama pembajakan sawah dan sampai selesai panen, tradisi ini mengandung peristiwa alam kepercayaan masyarakat. Tujuan utama dalam pelaksanaan tradisi ini tidak lain untuk melaksanakan amanat para leluhur yang yang sudah mewariskan tradisi tersebut agar supaya mereka mendapat keselamatan dan yang terpenting adalah tidak tidak munculnya mara bahaya yang untuk mayarakat Balusu. Adapun permasalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana prosesi adat penanaman padi di Desa Balusu, bagaimana simbol dan makna adat penanaman padi sebagai kearifan lokal masyarakat Desa Balusu. Dalam penelitian ini saya menggunakan metode penelitian kualitatif yang berdasarkan penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, dan penelitian lapangan seperti pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Serta informan ditetapkan secara Purposive Sampling dengan menentukan informan yang dapat memberikan penjelasan atau gambaran secara terperinci tentang penelitian yang saya maksud. Dalam penelitian ini informan berjumlah 5 (enam) orang, yang mana tomatoa kampong 2 orang d an 3 orang sebagai petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama : tradisi ini dilakukan sejak dahulu kala dari pertama adanya sawah, dan tradisi ini dilakukan pada saat mulai masuk musim hujan atau sekitar bulan oktober dan mulai pertama pembajakan sawah sampai selesai panen padi dan memiliki banyak prosesi adat seperti Mappalili, Mademmebine,Maddojabine,Mampo Bine, Mappamula Mattaneng, Mageppi, Mappamula Menggala, Mappadendang. Kedua : makna dan simbol dalam tradisi ini adalah mappalili yaitu menentukan jadwal menanam padi, yang kedua maddemme bine yaitu proses perendaman benih yang akan ditanam, yang ketiga ma’doja bine yaitu pengeraman benih yang sudah direndam, yang keempat yaitu mampo’bine prosesi menghambur benih, yang kelima yaitu mappamula mattaneng yaitu prosesi pemindahan padi dari persemaian untuk ditanam kesawah yang luas, keenam yaitu mappassilli prosesi yang dilakukan sebelum memanen padi, ketujuh yaitu mappamula menggala yaitu prosesi pemotongan padi pertama dan dibawa masuk ke kampung dan yang terakhir yaitu mappadendang, prosesi panen dan pasca panen Kata kunci : Adat, Penanaman, Padi, Simbol, Makna

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up