Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERAN LEMBAGA ADAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK LAHAN SENGKETA DI DESA WINATU KECAMATAN KULAWI KABUPATEN SIGI
Nama: GERY NALDI
Tahun: 2026
Abstrak
Peran Lembaga Adat Dalam Penyelesaian Konflik Sengketa Lahan Di Desa Winatu Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, Gery Naldi B20118076, Di bimbing oleh Hasan Muhamad dan Zaiful. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran lembaga adat dalam penyelesaian konflik sengketa lahan dan hambatan lembaga adat dalam penyelesaian sengketa lahan di Desa Winatu. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 4 (empat) informan (lembaga adat dan masyarakat), dan dokumentasi. Temuan penelitian menujukkan bahwa: 1). Tokoh adat berfungsi sebagai mediator, fasilitator, dan penegak hukum adat dalam sengketa lahan. Mekanisme penyelesaian melibatkan Mo’omo (musyawarah adat) yang mengedepankan Momago Uwu (konsensus) dan Ntodea (kesepakatan berbasis ritual) dab Bukti kepemilikan lahan merujuk pada penanda alam (batu vatu maraa, alur sungai Koro Palu, pohon maliwe) dan dokumen adat (lontara’). 2). Kewenangan terbatas misalnya keputusan adat tidak diakui secara hukum formal, terutama saat berhadapan dengan pihak eksternal (perusahaan, BPN) dan modernisasi misalnya Generasi muda lebih memilih jalur hukum formal daripada proses adat, kemudian Regenerasi yang minimnya kaderisasi tokoh adat akibat migrasi pemuda dan kurangnya minat pada pengetahuan tradisional. Kata Kunci : Tokoh Adat, Hukum Adat, Sengketa Lahan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up