| JudulPEMENUHAN HAK KEBUTUHAN SEKSUAL NARAPIDANA PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA |
| Nama: YUSRAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak BAB. 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebagai makhluk sosial yang mempunyai berbagai macam kebutuhan di dalam menjalani alur kehidupannya, ada banyak tingkah laku manusia yang bisa diterangkan dengan melihat tendensi sebagai cara untuk mencapai tujuan pribadi yang membuat kehidupan seseorang penuh dengan makna dan tentunya akan memuaskan. Tentunya narapidana sebagai terpidana yang menjalani masa pidana kemungkinan mengalami derita yang salah satunya adalah kehilangan kemerdekaan bergerak, karena didalam Lembaga Pemasyarakatan tidak dapat memenuhi kebutuhan fisiologisnya dengan sendirian apalagi yang berkaitan dengan kebutuhan seksual. Karena salah satu kebutuhan dasar narapidana yang masih luput dari perhatian bangsa ini ialah mengenai kebutuhan biologis didalam lembaga pemasyarakatan. Selama ini, baik pada tataran legal-normatif maupun praktik, negara seakan-akan abai terhadap kebutuhan dasar itu, padahal konsekuensi dari pengabaian itu cukuplah kompleks. Berangkat dari perspektif hak asasi manusia, titik penting dari pemenuhan hak atas kebutuhan biologis seorang warga binaaan pemasyarakatan sudah seyogianya dikaitkan dengan tiga hak asasi manusia yaitu pertama, hak untuk membentuk keluarga dan hak atas perlindungan privasi, kedua, hak atas perlakuan manusiawi, dan ketiga, kesehatan dan hidup yang layak. |