| JudulIMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN PEKERJA MIGRAN NON PROSEDURAL DI BALAI PELAYANAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA ( BP3MI ) SULAWESI TENGAH |
| Nama: DEBBY PUTRY NATALIA SAMPETODING |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Debby Putry Natalia Sampetoding, B10122063, Judul Penelitian “ Implementasi Kebijakan Pencegahan Pekerja Migran Non Prosedural di Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP3MI ) Sulawesi Tengah ” Dibimbing oleh Bapak Dr. Muzakir Tawil, M.Si sebagai pembimbing utama dan Bersama Bapak Fiki Ferianto S.Sos.,M.P.A sebagai pembimbing pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pencegahan pekerja migran non prosedural dalam upaya melindungi para pekerja migran yang dilakukan oleh Balai Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Donald Van Meter dan Van Horn yang mengidentifikasi enam faktor penentu yaitu : standar dan tujuan kebijakan, sumberdaya kebijakan, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana, karakteristik dari badan pelaksana, kondisi ekonomi sosial dan politik, dan disposisi pelaksana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukan bahwa pencegahan PMI Non Prosedural yang dilakukan oleh BP3MI Sulawesi Tengah belum dilakukan secara efektif. Hal ini dapat dilihat dari standar dan tujuan kebijakan, perlu ada koordinasi dan juga penegasan kepada pelaksana kebijakan tentang regulasi yang harus dijadikan acuan dan dilaksanakan, dari sumberdaya yang tidak mencukupi terutama anggaran yang tidak disediakan sehingga harus bekerja sama dengan bank dan otoritas jasa keuangan lainnya, dari komunikasi antar organisasi yang belum dilaksanakan secara efektif, dapat dilihat dari minimnya sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat di desa desa yang jauh dari perkotaan, dari indikator lingkungan sosial, ekonomi dan politik yang belum berjalan dengan baik akibat banyaknya permasalahan yang terjadi di lingkaran sosial seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang dampak dari pergi bekerja ke luar negeri secara non prosedural sehingga menimbulkan masalah. Kata Kunci : Implementasi kebijakan, Pekerja Migran Non Prosedural |