| JudulIMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS STUDI DI HUNIAN TETAP DESA POMBEWE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI |
| Nama: ARDIANI NURUL FADILA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Ardiani Nurul Fadila, B10122049. Implementasi Kebijakan Sistem Penyediaan Air Minum dalam Mendukung Sustainable Development Goals Studi di Hunian Tetap Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Pembimbing I: Rizali Djaelangkara; Pembimbing II: Yulizar Pramudika Tawil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dalam mendukung Sustainable Development Goals target 6.1 di Hunian Tetap Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penyediaan layanan air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat relokasi pascabencana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang meliputi standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi pelaksana, karakteristik organisasi pelaksana, kondisi sosial ekonomi dan politik, serta sikap para pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan SPAM di Huntap Pombewe belum berjalan optimal. Berdasarkan hasil penelitian, masih terdapat kendala pada aspek standar dan tujuan kebijakan yaitu kualitas dan kontinuitas pelayanan. Pada aspek sumber daya, masih terdapat keterbatasan anggaran. Pada aspek komunikasi antar badan pelaksana terlihat cukup optimal pada lingkungan Dinas PUTR dan UPTD air minum, namun untuk komunikasi dengan Bupati masih belum intens. Pada aspek karakteristik organisasi pelaksana, masih kekurangan staf terutama pada bidang elektrika dan mekanika. Pada aspek kondisi sosial, masih sering terjadi pencurian meteran sedangkan ekonomi masih belum memadai, meski demikian, aspek disposisi agen pelaksana sudah optimal, ditandai dengan adanya pemahaman pelaksana terhadap program. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan adanya peningkatan kapasitas air baku, penguatan sumber daya manusia dan anggaran, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat guna mendukung penyediaan layanan air minum yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan sesuai dengan target SDGs tujuan 6.1. Kata kunci: implementasi kebijakan, sistem penyediaan air minum, sustainable development goals, air minum, huntap pombewe. |