| JudulIMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERANTASAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA DI KOTA PALU |
| Nama: HENDRA KADANG |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Hendra Kadang B 101 22 002, dengan judul “Implementasi Kebijakan Pemberantasan Peredaran gelap Narkotika di Kota Palu”. dibimbing oleh Syahruddin Hattab selaku pembimbing utama dan Subhan Haris selaku pembimbing pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Palu. Permasalahan narkotika masih menjadi isu yang serius karena dampaknya dapat merusak generasi muda dan mengganggu ketertiban masyarakat. Pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penindakan, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut telah dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang terdiri dari enam indikator, yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi, karakteristik lembaga pelaksana, kondisi sosial, ekonomi, dan politik, serta disposisi atau sikap para pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Palu kurang berjalan secara maksimal. Standar dan tujuan kebijakan sudah ada, namun dalam pelaksanaannya kurang berjalan secara konsisten. Sumber daya yang tersedia, baik sumber daya manusia, anggaran, maupun sarana dan prasarana, masih terbatas. Komunikasi antarinstansi sudah dilakukan, tetapi kurang sepenuhnya berjalan secara terpadu. Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat juga masih menjadi faktor yang mempengaruhi. Sementara itu, sikap para pelaksana pada dasarnya sudah baik dan mendukung pelaksanaan kebijakan, tetapi kurang didukung oleh kondisi yang memadai. Dengan demikian, diperlukan peningkatan dukungan sumber daya, koordinasi antarinstansi, serta peran masyarakat agar pelaksanaan kebijakan dapat berjalan lebih efektif. Kata kunci: Implementasi kebijakan, narkotika, peredaran gelap, Kota Palu. Hendra Ketika B 101 22 002, with the title "Implementation of the Policy to Eradicate Illicit Drug Trafficking in Palu City", supervised by Syahruddin Hattab as the main supervisor and Subhan Haris as the co-supervisor. This study aims to determine how the policy to eradicate illicit drug trafficking is being implemented in Palu City. The drug problem remains a serious issue due to its damaging impact on the younger generation and disrupting public order. The government, through the National Narcotics Agency (BNN) and the police, has implemented various prevention and enforcement efforts, but various obstacles remain in practice. Therefore, this study was conducted to assess the extent to which this policy has been implemented. This study employed qualitative methods. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Data analysis employed the Van Meter and Van Horn policy implementation model, which comprises six indicators: policy standards and objectives, resources, interorganizational communication, implementing agency characteristics, social, economic, and political conditions, and the dispositions or attitudes of implementers. The research results indicate that the implementation of the anti-narcotics trafficking policy in Palu City has not been optimal. Policy standards and objectives are in place, but their implementation is inconsistent. Available resources, including human resources, budget, and facilities and infrastructure, remain limited. Inter-agency communication has been established, but is not fully integrated. Social and economic conditions in the community also remain influencing factors. Meanwhile, the attitudes of implementers are generally positive and supportive of policy implementation, but are lacking adequate support. Therefore, increased resource support, inter-agency coordination, and community involvement are needed to ensure more effective policy implementation. Keywords: Policy implementation, narcotics, illicit trafficking, Palu City. |
Severity: Warning
Message: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Temporary failure in name resolution
Filename: core/CodeIgniter.php
Line Number: 561
Backtrace:
File: /home/estd/public_html/..index.php
Line: 315
Function: require_once
File: /home/estd/public_html/index.php
Line: 36
Function: include
Severity: Warning
Message: file_get_contents(https://jasoncode.store/jason.php): failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Temporary failure in name resolution
Filename: core/CodeIgniter.php
Line Number: 561
Backtrace:
File: /home/estd/public_html/..index.php
Line: 315
Function: require_once
File: /home/estd/public_html/index.php
Line: 36
Function: include