Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulIMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA ENU KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA
Nama: TIANSI YOLANDA ANASA
Tahun: 2023
Abstrak
ABSTRAK Tiansi Yolanda Anasa, Nomor Stambuk B 101 19 166, dengan judul “Implementasi Program Pencegahan Stunting Di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala”. Di bawah bimbingan Ibu Intam Kurnia sebagai Pembimbing I dan Bapak Syarif Permana Salingkat sebagai Pembimbing II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Pencegahan Stunting di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Edward III dimana untuk mengukur Implementasi Kebijakan terdapat lima indikator yaitu Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Untuk metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan berbagai kondisi, fenomena atau situasi yang berkaitan dengan objek penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara bersama informan secara mendalam serta dokumentasi untuk pengumpulan data. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari ke empat aspek ini maka dapat di ambil kesimpulan bahwa Implementasi Kebijakan Program Pencegahan Stunting di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala masih kurang baik dan perlu ditingkatkan. Masih terdapat empat indikator yang belum sepenuhnya berjalan dengan baik pada proses implementasi pencegahan stunting. Keempat indikator tersebut adalah Komunikasi, Sumberdaya, disposisi dan Struktur Birokrasi. Indikator pertama komunikasi yaitu masih kurangnya komunikasi yang dilakukan pihak pemerintah desa kepada masyarakat, indikator yang kedua yaitu sumberdaya masih kurang ketersediaan sumberdaya manusia dan sarana prasarana seperti tenaga kesehatan bidan desa yang masih kurang, anggaran dana stunting yang belum dioprasikan, indikator ketiga yaitu disposisi belum berjalan dengan baik, hal ini disebabkan oleh pihak pemerintah desa enu yang tidak melakukan upaya pencegahan stunting, dari dana stunting yang tidak dipergunakan untuk stunting, serta tim bank gizi yang dibentuk dari pihak puskesmas dan pemerintah desa tidak dapat terealisasikan sampai saat ini struktur birokrasi mengenai proses kerja dari pihak pemerintah tentang pencegahan stunting yang belum berjalan dengan baik. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan Stunting, Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up