| JudulKualitas Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional Di Puskesmas Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso |
| Nama: AGRESYA SILVIA MAJUSIP |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Agresya Silvia Majusip, B 101 19 133, judul skripsi “Kualitas Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional Di Puskesmas Wuasa kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso.” Di bawah Mohammad Irfan Mufti sebagai Pembimbing I dan Nurhayati Hamid sebagai Pembimbing II Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kualitas Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional Di Puskesmas Wuasa kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso. Teori yang digunankan oleh Zeithaml, Barry dan Parasuraman (Pasolong, 2010) dengan 5 dimensi Kualitas Pelayanan yaitu Tangible, Reliability, Resposiveness, Assurance, Emphaty. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dengan jumlah informan sebanyak enam (6) orang. Dari hasil penelitian Kualitas Jaminan Kesehatan Nasional Di Puskesmas Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso belum maksimal, hal ini terlihat berdasarkan hasil penelitian yang dibuktikan dengan lima aspek yang dijadikan tolak ukur dalam penelitian. Hanya ada 2 dimensi yang berjalan dengan baik, dan 3 dimensi yang belum berjalan dengan baik. Tangible (Bukti Fisik) belum memadai karena dari hasil wawancara dan pengamatan peneliti diketahui sarana dan prasarana di puskesmas wuasa yang masih kurang dan kurangnya kebersihan di wilayah Puskesmas. Reliability (Kehandalan) masih kurang baik karena adanya double job mengakibatkan pelayanan menjadi terhambat. Begitu juga dengan diagnosa dari petugas yang kurang akurat serta penerima pelayanan merasa kedisiplinan waktu masih kurang. Responsiveness (Daya Tanggap) petugas pelayanan puskesmas Wuasa masih kurang. Karena kurangnya SDM dan proses administrasi yang lama karena terkendala jaringan. Assurance (Jaminan) dinilai sudah cukup baik dengan menyampaikan informasi mengenai BPJS dengan melakukan sosialisasi, penyampaian langsung saat pelayanan berlangsung. Tetapi masih ada masyarakat yang tidak mendapatkan informasi. Dan untuk kepastian biaya di luar tanggungan BPJS pihak puskesmas sudah berusaha menyampaikan sebelum adanya tindakan. Empatiy (Empati) Puskesmas Wuasa sudah baik kerena tidak membeda-bedakan pasien umum dan pasien BPJS dengan adanya antrian saat pelayanan. Dan juga pihak puskesmas atau petugas pelayanan sudah berupaya melayani dengan ramah dan sopan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Tangible, Reliability, Responsiveness, Asurance, Empaty |