| JudulPengelolaan Objek Wisata Air Terjun Saluopa Di Desa Wera Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso |
| Nama: IREN SINTIA NTABA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Iren Sintia Ntaba, B 101 19 121, judul skripsi “Pengelolaan Objek Wisata Air Terjun Saluopa di Desa Wera Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso.” Di bawah bimbingan Intam Kurnia sebagai Pembimbing I dan Richard F. Labiro sebagai Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Objek Wisata Air Terjun Saluopa di Desa Wera Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso. Teori yang digunakan adalah prinsip-prinsip dasar pengelolaan pariwisata dari Cox (dalam Pitana dan Diarta, 2009). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak enam (6) orang. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Pengelolaan wisata Air Terjun Saluopa pada pelaksanaannya telah mengacu pada prinsip Cox dalam Pitana dan Diarta (2009), namun penerapannya belum sepenuhnya optimal. Pada pembangunan dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal dan special local sense, unsur budaya lokal telah ditampilkan melalui ornamen dan atraksi budaya, tetapi daya tarik masih dominan pada potensi alam. Pada preservasi, proteksi, dan peningkatan kualitas sumber daya, pengelolaan lingkungan telah dilakukan, tetapi kesadaran pengunjung dan pengendalian lingkungan masih terbatas. Pengembangan atraksi wisata tambahan berbasis budaya lokal telah tersedia melalui sanggar seni dan panggung kesenian, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelayanan kepada wisatawan berbasis keunikan budaya dan lingkungan lokal sudah cukup baik melalui fasilitas, pemandu wisata, dan keramahan petugas, masyarakat, serta pelaku usaha. Dukungan dan legitimasi pembangunan pariwisata terlihat dari peran pemerintah dan pihak terkait, namun keterlibatan masyarakat masih dipengaruhi oleh kunjungan dan manfaat ekonomi sehingga belum menjadi komitmen jangka panjang. Kata kunci : pengelolaan pariwisata, wisata alam, Air Terjun Saluopa, pariwisata berkelanjutan |