Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulGAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DI KANTOR DESA MOAHINO KECAMATAN WITA PONDA KABUPATEN MOROWALI
Nama: Nofi Wendari
Tahun: 2019
Abstrak
Nofi Wendari B 101 15 040 dengan judul “Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Di Kantor Desa Moahino Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali”, Ibu Dr. Daswati M.Si (Pembimbing Utama). Penelitian ini dilakukan di Kantor Desa Moahino Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Gaya Kepemimpinan Kepala Desa di Kantor Desa Moahino Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan dasar penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif informan ditentukan ketika peneliti memasuki wilayah penelitian yaitu berjumlah 9 orang. Selain itu, dalam teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Adapun data yang diperlukan yaitu data primer da data sekunder. Dengan metode analisis data melalui Pengumpulan Data, Kondensasi Data, Penyajiian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang Gaya Kepemimpinan dari Ronald Lippit dan Ralp K. White dalam Habani Pasolong (2015), dia membagi Gaya kepemimpinan kedalam tiga aspek, yaitu Gaya Kepemimpinan Otokratis, Gaya Kepemimpinan Demokratis, dan Gaya Kepemimpinan Laissez Faire. Penelitian yang dilakukan penulis, diperoleh kesimpulan bahwa Gaya kepemimpinan yang di terapkan Kepala Desa Moahino adalah Gaya Kepemimpinan Demokratis. Dikatakan Demokratis dimana dalam menjalankan perannya sebagai Kepala Desa Moahino, kepemimpinan yang dilakukan sudah cukup baik, peran-perannya seperti pemecah konflik, peran mengambil keputusan, peran penyampaikan informasi, peran mempengaruhi, serta peran menjalin hubungan dalam berkomunikasi. Upaya pemecahan masalah atau konflik serta pengambilan keputusan, beliau menerima saran atau ide-ide dan kritikan yang masuk dari bawahan yang dilakukan dengan musyawarah melalui komunikasi terbuka saat diadakan pertemuan rutin atau rapat. Sedangkan Gaya otokratis dan Laissez Faire diterapkan hanya saat waktu sudah mendesak. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan Otokratis, Gaya Kepemimpinan Demokratis, Gaya Kepemimpinan Laissez Faire

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up