| JudulFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA SMP NEGERI SEKECAMATAN MANTIKULORE PALU UNTUK MELANJUTKAN KE SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN |
| Nama: IMAM HUZAIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Imam Huzain, 2025. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Siswa SMP Negeri Sekecamatan Mantikulore Palu Untuk Melanjutkan Ke Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi. Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Pembimbing Azam Arifyadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang sangat mempengaruhi minat siswa SMP negeri sekecamatan mantikulore palu untuk melanjutkan ke sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, melibatkan 165 peserta didik kelas IX dan 3 SMP di Kecamatan Mantikulore Palu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket. Angket yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket faktor yang mempengaruhi minat siswa masuk SMK buatan Handoyo. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran tingkat pengaruh masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor promosi tentang SMK menjadi faktor utama yang mempengaruhi minat siswa, dengan persentase sebesar 27,28% (45 dari 165 responden) menyatakan bahwa promosi memiliki pengaruh sangat tinggi. Diikuti oleh lingkungan sekolah (26,67%) , sementara faktor lingkungan keluarga (22,43%) menjadi yang paling rendah pengaruhnya. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti promosi dan lingkungan sekolah lebih dominan dalam membentuk minat siswa dibandingkan faktor internal seperti lingkungan keluarga atau kondisi psikis siswa. Temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi pihak SMK, sekolah, dan instansi terkait dalam meningkatkan sosialisasi dan promosi pendidikan kejuruan serta memperkuat peran guru bimbingan konseling dalam memberikan informasi pendidikan lanjutan kepada siswa. Sebagai rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan pendekatan kualitatif guna mendalami alasan subjektif siswa dalam memilih jalur pendidikan kejuruan. Kata kunci: Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Kejuruan |