Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGARUH LAYANAN INFORMASI PROFESI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH TERHADAP KESEDIAAN MENERIMA LAYANAN BIMBINGANKONSELING SISWAKELAS VIII A SMP NEGERI 25 SIGI
Nama: Jovi Chavarela
Tahun: 2020
Abstrak
ABSTRAK Jovi Chavalera, 2018. Pengaruh Layanan Informasi Profesi Guru Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Terhadap Kesediaan Menerima Layanan Bimbingan Konseling Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 25 Sigi. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Pembimbing (I) Ridwan Syahran, Pembimbing (II) Azam Arifyadi. Kata Kunci : Profesi Guru Bimbingan dan Konseling, Kesediaan Menerima Layanan Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kesediaan siswa menerima layanan bimbingan konseling sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling. Tujuan utama penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling terhadap kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 25 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling siswa. Data yang diproleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan infrensial dengan menggunakan rumus uji t (satu ekor) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling siswa sebelum diberikan layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling yaitu 12 % siswa yang memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling baik,88 % siswa yang memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling tidak baik, dan 0% siswa yang memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling sangat tidak baik. Sedangkan sesudah diberikan layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling yaitu 20% siswa yang memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling sangat baik 60% siswa yang memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling baik, 20% siswa yang memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling tidak baik, Hasil analisis infrensial menunjukan bahwa kesediaan siswa menerima layanan bimbingan dan konseling sesudah mengikuti layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling tinggi dibanding dengan sebelum mengikuti layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh positif pemberian layanan informasi profesi guru bimbingan dan konseling kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up