| JudulKONTRIBUSI TINGGI BADAN TERHADAP AKURASI POINTING BERDIRI PADA PERMAINAN PETANQUE KOMUNITAS PETANQUE TADULAKO |
| Nama: MOH KADAFI TAIF |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada sejauh mana tinggi badan memberikan kontribusi terhadap akurasi teknik pointing berdiri pada permainan petanque, khususnya pada atlet Komunitas Petanque Tadulako. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan besarnya pengaruh tinggi badan terhadap akurasi pointing berdiri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 11 atlet sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes tinggi badan menggunakan stadiometer dan tes akurasi pointing berdiri dengan jarak 8 meter, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, korelasi Pearson, dan uji Welch’s ANOVA dengan bantuan program SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif sedang antara tinggi badan dan akurasi pointing berdiri dengan nilai koefisien korelasi r = 0,504 dan nilai signifikansi p = 0,114 (p > 0,05). Artinya, semakin tinggi postur tubuh atlet, cenderung semakin baik kemampuan pointing-nya, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Kontribusi tinggi badan terhadap akurasi pointing adalah sebesar 25,4% (r² = 0,254), sedangkan 74,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti teknik, koordinasi, kekuatan otot, dan pengalaman latihan. Uji Welch’s ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p = 0,000) yang memperkuat bahwa tinggi badan memiliki pengaruh nyata terhadap variasi performa pointing. Kesimpulannya, Tinggi badan memberikan kontribusi terhadap kemampuan pointing berdiri, namun bukan faktor dominan. Keberhasilan atlet dalam permainan petanque lebih ditentukan oleh kombinasi faktor antropometri, teknik, dan keterampilan motorik. |