| JudulPENGEMBANGAN GAME EDUKATIF BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM PENGENALAN CODING BAGI ANAK DI KELOMPOK B4 TK NEGERI MODEL TERPADU MADANI KECAMATAN PALU TIMUR |
| Nama: HUSNI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Kemajuan teknologi digital memengaruhi banyak bidang kehidupan, seperti pendidikan. Salah satunya pendidikan anak usia dini, termasuk peningkatan kesadaran akan literasi digital dikalangan guru dan orang tua. Pendidikan anak usia dini memerlukan integrasi literasi digital dan pengenalan coding untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir komputasional, pemecahan masalah, dan kreativitas. Namun, observasi awal di kelompok B4 TK Negeri Model Terpadu Madani Palu Timur menunjukkan rendahnya minat belajar anak, ditandai dengan kurangnya perhatian terhadap instruksi guru dan kesulitanb mengenali warna, mengenali bentuk, dan mengelompokkan bentuk, akibat pemanfaatan media digital yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media game edukatif berbasis literasi digital guna memperkenalkan konsep coding dasar pada anak kelompok B4. Secara spesifik, diukur validitas dari ahli materi dan media, serta efektivitas melalui uji coba terhadap kemampuan kognitif anak dalam mengenal warna, bentuk, dan mengelompokkan bentuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri 15 anak kelompok B4 (10 anak lakilaki dan 5 anak perempuan) di TK Negeri Model Terpadu Madani Palu Timur. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner validasi. Jenis data mencakup kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi ahli menunjukkan media layak digunakan. Hasil validasi ahli media (95,3%) sangat layak, dan ahli materi (98,2%) sangat layak. Implementasi pada 15 anak menghasilkan peningkatan kognitif, pada aspek mengenal warna, bentuk, mengelompokkan bentuk tidak ada (0%) anak dalam kategori BSB dan BB, 10 anak (66,7%) dalam kategori BSH, dan 5 anak (33,3%) dalam kategori MB. Pada aspek mengenal warna, bentuk, mengelompokkan bentuk, anakanak menunjukkan antusiasme tinggi dalam menggunakan media game edukatif. Pengembangan game edukatif berbasis literasi digital terbukti layak dan efektif memperkenalkan coding, meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B4, dan mengatasi kurangnya fokus pembelajaran. |