Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulMuseum Sampah Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Di Sekolah Dasar
Nama: MOH SYAFAAT LABUDU
Tahun: 2026
Abstrak
Labudu, 2026. “Museum Sampah Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi di Sekolah Dasar”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP Universitas Tadulako, Pembimbing (1) Dr. Rizal, S.Ag., M.Pd. (2) Dr. Nurgan Tadeko, S.Pd., M.Pd. Kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi inti abad ke-21 yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan belajar dan interaksi sosial siswa. Namun, pengembangan kemampuan komunikasi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti pembelajaran yang berpusat pada guru serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran inovatif berupa Museum Sampah berbasis Augmented Reality (AR) terhadap peningkatan kemampuan komunikasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan One-Group Pretest– Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VI SD Inpres 3 Tondo tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui angket pretest dan posttest yang mengukur aspek keberanian berbicara, kejelasan penyampaian ide, partisipasi dalam diskusi, serta keterampilan sosial-pragmatis, yang didukung oleh lembar observasi aktivitas komunikasi siswa selama proses pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Paired Sample t-test, analisis effect size, serta pemodelan Rasch. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi siswa yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 30,88 menjadi 33,11. Secara statistik, hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 dengan perolehan effect size sebesar 0,366, yang mengindikasikan adanya pengaruh yang kuat dari perlakuan yang diberikan. Analisis Rasch Model memperkuat temuan tersebut dengan menunjukkan konsistensi respons siswa yang baik serta peningkatan ukuran kemampuan (person measure) yang stabil. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa penerapan Museum Sampah berbasis AR efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi lisan, keberanian berpendapat, serta kualitas interaksi sosial siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, media ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual dan berbasis teknologi untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 di sekolah dasar. Kata kunci: museum sampah, augmented reality, kemampuan komunikasi, sekolah dasar

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up