| JudulPENGEMBANGAN BUKU AJAR BERPENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) KOMUNIKASI KITA PADA MATERI IPS FASE C DI SEKOLAH DASAR |
| Nama: PRASETIA NOVITA LESTARI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Prasetia Novita Lestari, 2026. “Pengambangan Buku Ajar Berpendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Komunikasi Kita pada Materi IPS Fase C di Sekolah Dasar”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing (1) Azizah, S.Si., M.Pd (2) Khairunnisa, M.Pd. Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan guru dan siswa akan bahan ajar yang mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan kekayaan budaya lokal. Di SD Negeri 9 Mamboro guru kesulitan dalam mengintegrasikan budaya daerah ke dalam pembelajaran karena terbatasnya ketersediaan buku ajar berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT). Oleh karena itu, buku ajar Komunikasi Kita dikembangkan untuk memberikan solusi materi yang relevan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku ajar yang teruji validitas dan kepraktisannya pada materi IPS Fase C. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Hannafin dan peck, yang terdiri dari tiga fase utama yaitu fase analisis kebutuhan, fase desain, dan fase pengambangan dan implementasi, dengan proses evaluasi dan revisi yang dilakukan secara berkelanjutan pada setiap tahapanya. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, sedangkan kepraktisan dinilai oleh guru dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar sangat valid dengan nilai ahli materi 91,56%, ahli media 90,83%, ahli bahasa 100%. Buku ini juga sangat praktis, dengan penilaian guru 98,33?n respons siswa yang sangat baik. Buku Ajar Napande berpendekatan CRT sangat layak digunakan untuk pembelajaran IPS Fase C karena valid, praktis, dan mampu mengaitkan konsep IPS dengan konteks budaya peserta didik. Kata Kunci : Buku Ajar, CRT, IPS Fase C, Validitas, Kepraktisan |