| JudulPENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SD INPRES 1 TONDO |
| Nama: DIRDIANTI MANGANTJO |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Dirdianti Mangantjo, 2026. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD Inpres 1 Tondo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Pembimbing (1) Dr. Arif Firmansyah S.Pd., M.Pd. (2) Muchdar S.Pd., M.Pd Implementasi Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya berpikir kritis, dalam pendidikan dasar. Namun, praktik kelas di banyak sekolah dasar masih berpusat pada guru, sehingga membatasi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan analitis dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas lima melalui implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam pembelajaran IPAS di SD Inpres 1 Tondo. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus mengikuti model spiral Kemmis dan McTaggart. Partisipan terdiri dari 27 siswa. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa setelah implementasi PBL. Penguasaan klasik meningkat dari 18,52% pada fase pra-aksi (skor rata-rata = 49,30) menjadi 62,96% pada Siklus I (skor rata-rata = 68,15), dan selanjutnya menjadi 85,19% pada Siklus II (skor rata-rata = 78,40). Aktivitas siswa dan guru juga meningkat dari kategori “baik” menjadi “sangat baik”. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan sistematis model PBL secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan mendorong pembelajaran IPAS yang lebih aktif dan bermakna. Studi ini menyiratkan bahwa PBL dapat berfungsi sebagai strategi pengajaran praktis untuk mendukung tujuan Kurikulum Merdeka di pendidikan dasar. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), berpikir kritis, IPAS, sekolah dasar. |