| JudulMANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL "MOLAULITA" DI SD GKST PEURA |
| Nama: NURHAYATI OKTAVIA ANANYA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Nurhayati, 2026. “Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal “Molaulita” di SD GKST Peura”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP Universitas Tadulako, Pembimbing: (1) Dr. Yusdin Bin. M. Gagaramusu Lc., M.Ed (2) Dyah Rahmawati, S.Pd.I,. M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya kearifan lokal “Molaulita” serta menganalisis manajemen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal tersebut di SD GKST Peura. Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga nilai moral dan identitas budaya kuat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui integritas kearifan lokal dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD GKST Peura, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso dengan subjek penelitian siswa kelas V yang berjumlah 14 orang, serta kepala sekolah, guru kelas, dan tokoh masyarakat sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyejian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kearifan lokal “Molaulita” diterapkan melalui kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan secara terjadwal satu kali dalam seminggu dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bercerita menggunakan bahasa Poso (Pamona). Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian bahasa daerah, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter siswa. Nilai karakter yang berkembang melalui kegiatan ini meliputi komunikatif, tanggung jawab, cinta tanah air, dan rasa ingin tahu. Manajemen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal “Molaulita” dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan evaluasi sehingga mendukung terbentuknya karakter siswa sekaligus pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan. Kata kunci: manajemen pendidikan, pendidikan karakter, kearifan lokal “molaulita”, sekolah dasar. |