Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGEMBANGAN BUKU AJAR NAPANDE BERBASIS CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA MATERI IPA FASE B DI SEKOLAH DASAR
Nama: NASTAINA
Tahun: 2026
Abstrak
Nastaina. 2025. “Pengembangan Buku Ajar Napande Berbasis Culturally Responsive Teaching pada Materi IPA Fase B di Sekolah Dasar”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing Azizah, S.Si., M.Pd dan Khairunnisa, M.Pd. Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan guru dan siswa akan bahan ajar IPA yang dapat menghubungkan materi dengan budaya lokal, di SD Inpres 1 Tatura, guru mengalami kesulitan mengintegrasikan budaya daerah ke dalam pembelajaran karena belum tersedianya buku ajar berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini bertujuan menilai validitas dan kepraktisan Buku Ajar Napande pada materi IPA Fase B. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan ahli budaya, sedangkan kepraktisan dinilai oleh guru dan siswa kelas III A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar sangat valid dengan nilai ahli materi 93,75%, ahli media 88,1%, ahli bahasa 100%, dan ahli budaya 100%. Buku ini juga sangat praktis, dengan penilaian guru 98,44?n respons siswa yang sangat baik. Revisi dilakukan sesuai saran validator sehingga produk akhir lebih lengkap dan sesuai budaya lokal. Buku Ajar Napande berpendekatan CRT sangat layak digunakan untuk pembelajaran IPA Fase B karena valid, praktis, dan mampu mengaitkan konsep IPA dengan konteks budaya siswa.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up